Liputan6.com,Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menargetkan Indonesia mampu mengecap pertumbuhan ekonomi mencapai level 7 persen dalam kurun waktu lima tahun. Target tersebut akan didorong potensi negara ini terutama di sektor maritim, perikanan, energi, dan pariwisata. Â
"Yang ingin dikejar rata-rata pertumbuhan ekonomi 7 persen dalam lima tahun mendatang demi kesejahteraan masyarakat," ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/1/2015).Â
Â
Bidikan target tersebut, kata dia bukan tanpa alasan dan tujuan. Dirinya memandang, Indonesia mempunyai potensi besar dari bidang kemaritiman, energi, sektor pertanian dan pariwisata. Guna mencapainya dikompliti dengan pembangunan infrastruktur.
Â
"Konsennya proyek besar atau satu paket yang terintegrasi. Termasuk tujuan pembangunan sosialnya di samping sasaran pembangunan manusia. Ini menjadi salah satu indikator kualitas pembangunan," terangnya.Â
Â
Pemerintah, sambung dia, berharap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dari potensi sektor energi, maritim, pertanian dan pariwisata tanpa melupakan pemerataan pembangunan di daerah terpencil dan pulau terluar.Â
Â
"Komitmen kita di wilayah perbatasan sangat jelas. Membangun bandara perintis, dermaga, dan sebagainya karena sumber daya kita ada jadi bisa capai 7 persen pertumbuhan ekonomi. Arahnya mewujudkan pembangunan yang berkualitas, berbasis luas, adil dan bisa memberikan peningkatan kesejahteraan sepanjang-panjangnya," tegas Andrinof. (Fik/Nrm)