Liputan6.com, Washington, DC - Amerika Serikat (AS) berencana membangun dua pangkalan militer baru di Greenland sebagai bagian dari upaya memperluas kehadirannya di pulau Arktik tersebut.
Dikutip dari Anadolu, Selasa (22/9/2026), rencana itu dilaporkan oleh penyiar publik Denmark, DR, pada Selasa. Lokasi kedua pangkalan tersebut hingga kini belum ditentukan. Namun, Washington berulang kali menyatakan ketertarikannya terhadap bandara di Narsarsuaq, Greenland bagian selatan, menurut informasi yang diperoleh DR.
Advertisement
Presiden AS Donald Trump pada Jumat mengatakan Washington akan “segera memulai proses untuk mengembangkan kehadiran militer yang besar di bagian Greenland yang relevan.”
Rencana tersebut memicu kekhawatiran di kalangan warga Narsarsuaq. Sejumlah rumah di kawasan itu berada dekat dengan landasan pacu bandara.
Wali Kota Municipality Kujalleq, Malene Vahl Rasmussen, mengatakan pemerintah daerah tidak akan berkompromi terkait hak-hak sipil dan status permukiman jika pangkalan militer dibuka di Narsarsuaq.
“Kami tidak akan berkompromi mengenai hak-hak sipil dan status permukiman terkait pembukaan pangkalan di Narsarsuaq,” kata Rasmussen.
Aqqaluk Lynge, pendiri partai Inuit Ataqatigiit di Greenland sekaligus mantan presiden Inuit Circumpolar Council, juga menekankan bahwa ruang untuk kegiatan sipil harus tetap dipertahankan jika pangkalan tersebut benar-benar dibangun.
Sementara itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dan Menteri Pertahanan Jeppe Bruus menolak berkomentar mengenai rincian rencana tersebut.
“Kami tidak dapat mengomentari masalah ini sampai kami memiliki kesepakatan yang telah ditandatangani,” kata Frederiksen kepada DR.
Trump, Frederiksen, dan Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen diperkirakan akan menandatangani kesepakatan keamanan di New York pada Selasa.
Pernah Jadi Pangkalan Militer AS
Narsarsuaq sebelumnya pernah menjadi lokasi instalasi militer utama AS yang dikenal sebagai Bluie West One pada 1941 hingga 1958.
Landasan pacu fasilitas tersebut kemudian diserahkan kepada Denmark dan diubah menjadi bandara sipil.
Saat ini, AS mengoperasikan satu fasilitas militer di Greenland, yakni Pituffik Space Base yang berada di bagian barat laut pulau tersebut.