Liputan6.com, Jakarta - Banjir bandang melanda sejumlah kawasan di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin (21/9/2026) malam. Sejumlah orang luka-luka hingga beberapa kantor pemerintahan terdampak parah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul mengatakan, banjir tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Hujan deras menyebabkan debit air meningkat hingga akhirnya memicu banjir bandang.
Advertisement
"Banjir bandang dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9/2026)," kata Khairul, Selasa.
Banjir bandang tersebut menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban lainnya dirujuk ke SPH Padang.
"Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang," ujarnya.
Korban Mengungsi
Selain korban luka, BPBD Kabupaten Solok mencatat sembilan kepala keluarga atau sebanyak 32 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir bandang tersebut.
Para pengungsi telah ditempatkan di dua lokasi yang disiapkan pemerintah daerah untuk penanganan warga terdampak bencana.
Banjir bandang juga berdampak pada fasilitas dan kendaraan. Sebanyak 11 kantor pemerintah dilaporkan terdampak, sementara 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan.
Hingga Selasa pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak. Petugas juga mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan sekaligus melakukan pendataan untuk memastikan dampak bencana secara menyeluruh.
"Penanganan dilakukan bersama unsur terkait di bawah koordinasi pemerintah daerah," kata Khairul, dikutip dari Antara.
BPBD Kabupaten Solok mengimbau masyarakat di kawasan terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.