Melissa X Perkenalkan Lini Sneaker Perdana, Empat Siluet Hadir di Pop-Up Delirium

Melissa X resmi membuka babak sneaker Melissa. Empat model—Bend, Loop, Beat, Rush—dipamerkan di Melissa Pop-Up: Delirium, Grand Indonesia, 9–20 September 2026.

oleh Vinsensia DianawantiDiterbitkan 20 September 2026, 07:00 WIB
Melissa X resmi membuka babak sneaker Melissa. Empat model—Bend, Loop, Beat, Rush—dipamerkan di Melissa Pop-Up: Delirium, Grand Indonesia, 9–20 September 2026. (dok. Melissa)

Liputan6.com, Jakarta - Melissa memperkenalkan Melissa X untuk musim Fall/Winter 2026, membuka babak baru bagi brand asal Brasil ini di ranah sneaker dengan sentuhan yang lebih modern dan versatile. Lini terbaru ini membawa karakter desain Melissa yang mudah dikenali ke format yang lebih kasual dan relevan untuk aktivitas harian.

Selama ini Melissa lekat dengan siluet sandal, flats, heels, dan berbagai interpretasi jelly shoes. Melalui Melissa X, identitas playful tersebut dialihkan ke bentuk sneaker yang menawarkan kenyamanan sekaligus kemudahan styling. Di pasar internasional, Melissa X juga diposisikan sebagai lini sneaker pertama yang mendorong brand masuk lebih jauh ke kategori tersebut.

Empat model menjadi inti peluncuran ini: Melissa X Bend, Melissa X Loop, Melissa X Beat, dan Melissa X Rush. Masing-masing dihadirkan dalam ragam warna dan siluet, memberi ruang bagi pemakai untuk menonjolkan gaya personal tanpa meninggalkan karakter khas Melissa.

Karakter Melissa Bertemu Gaya Sneaker

Melihat lebih dekat gaya baru sneaker rancangan Melissa dengan siluet yang modern dan ekspresif (Melissa)

Sneaker kini melintasi banyak gaya: dari denim dan oversized shirt hingga dress dan tailoring. Perkembangan fungsi ini menjadikannya elemen yang fleksibel dalam lemari harian, tidak lagi terbatas pada aktivitas kasual atau olahraga.

Karakternya yang serbaguna turut memperkuat daya tarik Melissa X. Kehadiran beberapa siluet membuka opsi untuk menyisipkan unsur playful ke dalam penampilan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kemudahan padu padan.

Di situs resmi, empat model tersebut tampil di deretan new arrivals berdampingan dengan koleksi Delirium. Penempatan ini menandai langkah Melissa yang tidak sekadar mengubah bentuk footwear, tetapi juga mengeksplorasi cara baru membawa DNA desainnya ke kategori berbeda.

Empat Siluet, Empat Nuansa Gaya

Melihat lebih dekat gaya baru sneaker rancangan Melissa dengan siluet yang modern dan ekspresif (Melissa)

Melissa X Bend dirancang sebagai pilihan yang lentur untuk kebutuhan sehari-hari, sementara Melissa X Loop menawarkan alternatif dengan siluet yang lebih modern.

Di sisi lain, Melissa X Beat tampil lebih statement melalui permainan bentuk dan warna, sedangkan Melissa X Rush menghadirkan pendekatan yang sporty dan dinamis.

Keempatnya mudah diadaptasi untuk berbagai kesempatan: menjadi penyeimbang ketika dipadu dengan busana feminin, atau tampil sebagai pusat perhatian saat dipasangkan dengan outfit kasual.

Untuk pasar Indonesia, Melissa X dibanderol pada kisaran Rp1.600.000 hingga Rp2.800.000 dan tersedia secara eksklusif melalui Melissa Pop-Up: Delirium selama periode peluncuran.

Dari Sneaker ke Dunia Delirium

Melihat lebih dekat gaya baru sneaker rancangan Melissa dengan siluet yang modern dan ekspresif (Melissa)

Kehadiran Melissa X di Indonesia diperkenalkan bersamaan dengan koleksi Fall/Winter 2026: Delirium yang mengeksplorasi hubungan antara fashion, imajinasi, dan persepsi.

Gagasan itu diwujudkan melalui Melissa Pop-Up: Delirium di Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall Level 1, pada 9–20 September 2026.

Berbeda dari ruang retail konvensional, pop-up ini mengubah area presentasi menjadi pengalaman visual yang terinspirasi optical illusion dan Op Art. Warna, bentuk, refleksi, serta perspektif disusun untuk menghadirkan ruang yang berubah mengikuti posisi pengunjung.

Salah satu sorotan utamanya adalah Infinity Room, instalasi berbasis cermin yang menciptakan ilusi ruang tanpa batas. Pengunjung seolah memasuki dimensi yang terus berulang, selaras dengan gagasan Delirium tentang pertemuan realitas dan imajinasi.

Eksplorasi perspektif juga hadir melalui lenticular colour panels pada fasad. Visual dan warna berganti ketika dilihat dari sudut berbeda, menjadikan ruang terasa dinamis dan seolah bergerak bersama pengunjung. Pendekatan ini turut disorot dalam pemberitaan mengenai hadirnya Delirium di Jakarta, yang menekankan bagaimana Melissa menjadikan pop-up sebagai bagian integral dari pengalaman koleksi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya