Liputan6.com, Jakarta - Bencana seperti gempa bumi, banjir, erupsi gunung api, dan kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu. Situasi darurat bahkan bisa membuat masyarakat harus segera mengungsi atau bertahan tanpa listrik, air bersih, dan akses komunikasi. Karena itu, menyiapkan tas darurat kebencanaan menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan keluarga.
Isi tas darurat sebaiknya berfokus pada kebutuhan dasar, seperti air minum, makanan siap santap, P3K dan obat-obatan, senter, baterai, peluit, radio, masker, pakaian, perlengkapan kebersihan, dokumen penting, uang tunai, power bank, serta peralatan serbaguna. Kebutuhan khusus bayi, lansia, dan hewan peliharaan juga perlu disesuaikan. Simpan tas di tempat yang mudah dijangkau dan periksa isinya secara berkala.
Advertisement
Tas darurat sebaiknya dibuat ringkas dan tidak terlalu berat agar mudah dibawa saat evakuasi. Lengkapi pula dengan daftar kontak penting, peta atau informasi jalur evakuasi. Yang terpenting, tas darurat bukan pengganti rencana evakuasi. Seluruh anggota keluarga perlu mengetahui lokasi tas, titik kumpul, jalur menuju tempat aman, dan cara berkomunikasi saat bencana terjadi.