1,4 Juta Investor Aktif Bulanan di Bursa, BEI Soroti Akses Informasi

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin menuturkan, saat ini jumlah investor di pasar modal mencapai 31 juta investor.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 September 2026, 13:16 WIB
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin. (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin mengatakan ada 1,4 juta investor aktif setiap bulan di pasar modal. Dia turut menyoroti perlunya kepastian informasi yang bisa didapat oleh para investor tersebut.

Saidu mencatat ada ada pertumbuhan pesat pada jumlah investor di pasar modal Indonesia. Dia mencatat setidaknya jumlah investor melonjak lebih dari empat kali lipat dalam lima tahun terakhir. Sebagian diantaranya tercatat aktif saham bulanan.

"Jika 5 tahun lalu jumlah investor masih sekitar 7,4 juta, maka hingga saat ini jumlahnya telah mencapai lebih dari 31 juta investor dengan rata-rata investor aktif saham bulanan sebesar 1,4 juta investor," kata Saidu dalam pembukaan Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).

Dia mengamini lonjakan investor ritel itu patut disyukuri di satu sisi, namun menghadirkan tantangan di sisi lain. Lantaran, semakin besar partisipasi masyarakat juga menghadirkan tanggung jawab bagi tersalurkannya informasi yang bisa dipahami berbagai latar belakang.

"Di tengah derasnya arus informasi digital, investor menghadapi tantangan untuk menilai informasi yang mereka terima. Informasi yang cepat beredar perlu ditelaah dengan cermat agar dapat digunakan secara tepat," ungkapnya.

Saidu memandang, Public Expose Live ini mampu menjadi kesempatan bagi para invesyor untuk menelaah perusahaan tercatat. "Investor dapat mendalami informasi mengenai kinerja, strategi, prospek, serta tantangan yang dihadapi perusahaan. Penjelasan manajemen dapat membantu investor memahami konteks yang tercantum dalam laporan perusahaan," ujar dia.

 

Public Expose Live

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin. (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kembalipublic expose live (Pubex Live) pada 7-11 September 2026.

Public expose ini dalam rangka memperingati 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, dan akan diikuti oleh 45 perusahaan tercatat atau emiten.

Demikian mengutip dari keterangan resmi BEI, ditulis Senin, (7/9/2026), kegiatan ini akan menghadirkan 45 emiten untuk menyampaikan informasi mengenai kinerja, strategi, dan prospek bisnis secara langsung kepada investor dengan format virtual. Selain sesi paparan publik, rangkaian kegiatan juga mencakup konferensi pers Perusahaan Tercatat bagi media. Public Expose Live 2026 terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk investor dan calon investor.

Berikut Jadwal Pubex Live 2026:

Hari pertama, Senin, 7 September 2026:

Pukul 10.00-11.00 WIB

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

PT Puradelta Lestari Tbk

11.00-12.00 WIB

PT Solusi Sinergi Digital Tbk

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk

14.00-15.00 WIB

PT Bank BTPN Syariah Tbk

PT United Tractors Tbk

15.00-16.00 WIB

PT Surya Semesta Internusa Tbk PT Elnusa Tbk

16.00-17.00 WIB

PT MPX Logistics International Tbk PT Bukit Asam (Persero) Tbk

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya