Kronologi DJ Katty Butterfly Dipaksa Tampil di Klub Bandung Saat Sakit

DJ Katty Butterfly terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena drop usai dipaksa manggung di sebuah klub di Bandung. Baca selengkapnya di sini yuk...

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 05 September 2026, 14:43 WIB
Katty Butterfly jumpa pers © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - DJ Katty Butterfly batal tampil di sebuah klub di Bandung, Jawa Barat, pada April 2026. Pembatalan tersebut terjadi karena kondisi kesehatan DJ asal Thailand itu mengalami penurunan hingga tidak memungkinkan untuk menjalani penampilan.

Perwakilan manajemen Katty, Ika, menjelaskan kondisi kesehatan sang DJ sebenarnya sudah kurang baik sebelum berangkat ke Bandung. Bahkan, Katty sempat dibawa ke unit gawat darurat (UGD) di Jakarta. Meski demikian, mereka tetap berusaha menjalankan pekerjaan yang sebelumnya telah disepakati.

"Dari sebelum Katty dan kami tim berangkat, itu memang dalam kondisi yang kurang enak badan. Kami sudah ke UGD, tapi kami paksakan karena kami berusaha profesional dalam menjalani job yang sudah dipercayakan kepada kami," kata Ika di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).


Kesehatan Katty Drop

Katty Butterfly kala jumpa pers © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Sesampainya di Bandung, Katty diberi kesempatan untuk beristirahat di hotel. Namun, kondisi tubuhnya justru semakin menurun ketika malam tiba dan waktu penampilan semakin dekat. "Tapi mulai agak malam, kondisi badannya mulai drop. Jadi tidak bisa melanjutkan kegiatan, gitu," ujar Ika.

Melihat kondisi tersebut, Ika akhirnya memutuskan untuk mengutamakan kesehatan Katty. Ia sempat memberikan dukungan agar Katty tetap berusaha tampil, tetapi kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk dipaksakan.

"Aku udah paksain gitu ya, 'ayo Kat bisa' apa segala macam, cuma tidak bisa. Akhirnya dari situ saya cuma fokus adalah kesehatan Katty aja. Saya juga pahamlah untuk gigs segala macam harus tetap berjalan, tapi balik lagi ini masalah nyawa, gitu ya," jelasnya.


Manajemen Tak Bisa Paksakan Katty

Manajemen kemudian menghubungi pihak penyelenggara untuk menyampaikan kondisi Katty sekaligus meminta bantuan agar sang DJ dapat segera dibawa ke rumah sakit terdekat. "Saya menginfokan keadaan Katty ini ke pihak outlet yang saya tektokan, ada PIC-nya namanya Saudara Vmen. Saya kasih tahu kondisi Katty tidak bisa perform dan saya minta tolong untuk diantar ke rumah sakit. Ya, saya paham lah, panik juga lah dari pihak outlet-nya segala macam gitu ya. Tapi saya bilang ini nggak bisa, nggak bisa dipaksain lagi gitu," tuturnya.

Lanjut Baca:

Ika menyebut pihak outlet sempat memberikan beberapa opsi agar Katty tetap terlihat oleh pengunjung. Salah satunya dengan meminta roadman yang ikut bersama Katty untuk tampil, sementara Katty berada di samping meja DJ. "Bahkan ada permintaan dari pihak outlet, 'boleh nggak roadman aja yang main tapi Katty-nya di sampingnya biar tamu-tamu lihat aja ada dia', gitu," ujarnya. Bahkan, menurut Ika, sempat muncul usulan agar Katty berpura-pura pingsan untuk mengatasi situasi tersebut. Usulan itu langsung ditolak karena manajemen tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi kesehatan Katty. "Atau bahkan di telepon ada obrolan yang mungkin panik ya, sampai dibilang 'pura-pura pingsan aja'. Itu saya langsung... ya namanya dalam kondisi begitu ya, cepat juga saya... saya bilang nggak mungkinlah. Masa pingsan nanti kenapa-napa, apa gitu, sakit, aduh, udah bingung lah gitu. Jadi saya minta tolong untuk diantar ke rumah sakit terdekat, ke UGD," kata Ika.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya