Liputan6.com, New York- Kawasan Times Square, New York City, dihebohkan oleh aksi penusukan pada Senin. Seorang perempuan berusia 49 tahun secara acak menikam dua orang, dan menewaskan salah satu korbannya. Pelaku akhirnya ditembak hingga tewas oleh polisi.
Dikutip dari Associated Press, Selasa (1/9/2026), Penembakan terhadap perempuan tersebut terjadi sesaat sebelum pukul 16.30, di dekat pos New York Police Department (NYPD), tepat di luar One Times Square. Gedung itu menjadi lokasi perayaan tahunan malam Tahun Baru dengan tradisi penjatuhan bola di Times Square.
Advertisement
Times Square sendiri merupakan salah satu kawasan yang paling banyak dikunjungi wisatawan sekaligus menjadi salah satu area dengan pengamanan kepolisian paling ketat di New York.
Dua Orang Ditikam dalam Hitungan Detik
Komisaris Polisi New York Jessica Tisch mengatakan, perempuan yang berasal dari Queens itu mengeluarkan dua pisau dari sebuah tas belanja.
Korban pertama adalah seorang pria berusia 68 tahun yang baru saja keluar dari stasiun kereta bawah tanah. Saat itu, ia sedang menunggu untuk menyeberang jalan bersama istrinya.
Pelaku menikam pria tersebut di bagian perut.
Hanya beberapa detik kemudian, pelaku menyerang seorang perempuan berusia 32 tahun dan kembali menusuk bagian perutnya.
Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit. Polisi mengatakan perempuan berusia 32 tahun tersebut meninggal dunia, sedangkan pria berusia 68 tahun berada dalam kondisi stabil.
Polisi belum mengungkap apakah kedua korban merupakan wisatawan yang sedang berkunjung ke New York atau warga setempat.
Polisi Berusaha Membujuk Pelaku
Video yang diunggah ke media sosial memperlihatkan sedikitnya 10 petugas berkumpul mengelilingi perempuan tersebut. Ia tampak memegang dua pisau dapur berukuran besar.
Tisch mengatakan para petugas berusaha membujuk perempuan itu agar menjatuhkan pisaunya selama beberapa menit. Namun, ia menolak.
"Saya tidak akan menjatuhkan apa pun, saya lebih memilih membunuh kalian berdua," kata perempuan tersebut kepada polisi, menurut Tisch.
Petugas kemudian menggunakan Taser. Namun, senjata kejut tersebut tidak berhasil melumpuhkannya.
Dalam video yang direkam oleh orang-orang di sekitar lokasi, perempuan tersebut terlihat berjalan cepat ke arah para petugas sambil mengayunkan kedua pisau di depannya.
Dua petugas kemudian menembaknya.
Rekaman memperlihatkan perempuan tersebut jatuh ke tanah. Seorang petugas kemudian memborgolnya, sementara petugas lainnya membalikkan tubuhnya dan memberikan pertolongan pertama.
"Ini adalah situasi yang sangat berbahaya yang terjadi di jantung Times Square, persimpangan dunia," kata Tisch.
Memiliki Riwayat Kesehatan Mental
Tisch mengatakan perempuan tersebut memiliki riwayat kesehatan mental yang terdokumentasi dengan NYPD. Riwayat tersebut mencakup insiden pada 2018 dan 2019, tetapi tidak memiliki riwayat penangkapan oleh departemen tersebut.
Tisch tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai riwayat tersebut.
Polisi masih menyelidiki kejadian ini. Tisch mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penyerangan tersebut merupakan aksi terorisme.
Nama kedua korban juga belum dirilis karena polisi masih menunggu pemberitahuan kepada keluarga terdekat mereka.
"Kami tahu bahwa kehidupan keluarga-keluarga tersebut telah hancur oleh apa yang terjadi hari ini, dan kami akan terus memberikan perhatian kepada mereka selama berjam-jam, berhari-hari, dan berminggu-minggu ke depan," kata Wali Kota New York Zohran Mamdani.
Mamdani dan Tisch memuji tindakan para petugas. Menurut mereka, lebih banyak orang bisa saja terluka atau tewas jika polisi tidak segera bertindak.
Sebagian 7th Avenue Ditutup
Setelah kejadian, NYPD untuk sementara menutup sebagian ruas 7th Avenue dan memperingatkan masyarakat agar menjauhi kawasan tersebut.
Garis polisi dipasang untuk membatasi lokasi kejadian, sementara sejumlah besar aparat penegak hukum bekerja di sekitar area tersebut.
Insiden ini terjadi ketika angka kejahatan dengan kekerasan di New York City justru mengalami penurunan tajam sepanjang tahun ini. Kasus pembunuhan turun 24 persen dan berada dalam tren yang berpotensi membuat jumlahnya mencapai tingkat terendah dalam beberapa dekade.
Namun, penusukan ini menjadi kasus pembunuhan kedua yang terjadi di Times Square sepanjang tahun ini. Pada Mei lalu, seorang pria tewas ditikam di kawasan yang sama.