Naik 10%, Grand Slam AS Terbuka 2026 Tawarkan Hadiah Terbesar dalam Sejarah

Pertandingan Grand Slam AS Terbuka 2026 menawarkan hadiah termasuk kontribusi dana kesejahteraan.

oleh Cahya Alena FauzaDiterbitkan 23 Agustus 2026, 21:00 WIB
(Foto: Ilustrasi dolar AS, Dok Unsplash/Pepi Stojanovski)

Liputan6.com, Jakarta - Pemenang pertandingan Grand Slam AS Terbuka 2026 menawarkan hadiah terbesar dalam sejarahnya. Lantaran, setiap pemenang pertandingan tunggal akan menerima sebesar US$ 5,5 juta, atau Rp 97,22 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.676), yang naik  10% dari yang diberikan pada 2025.

Melansir BBC, Minggu (23/8/2026), pemain yang gagal penyisihan babak pertama akan membawa pulang US$ 140.000, atau Rp 2,47 miliar. Angka ini US$ 30.000, atau Rp 540,4 juta (27%) lebih besar dari tahun sebelumnya.

Total hadiahnya juga termasuk kontribusi dana kesejahteraan sebesar US$ 2 juta, atau Rp 35,3 miliar, yang sudah diusulkan pemain inti kepada semua pertandingan Grand Slam.

Keempat turnamen Grand Slam juga telah mengumumkan pembentukan Dewan Pemain Grand Slam. Ini merupakan permintaan lainnya oleh pemain, yang telah meminimalisir penampilannya di media saat Prancis Terbuka dan Wimbledon ke hanya 15 menit untuk menyoroti keluhannya.

Permintaan utama lainnya adalah untuk Grand Slam mendedikasikan 16% pendapatannya untuk uang hadiah, dengan jumlahnya yang ditingkatkan 22% pada 2030.

Sangat memungkinkan bagi AS Terbuka untuk menjadi Grand Slam pertama yang mencapai target tersebut, tetapi US Tennis Association (USTA) belum merilis laporan keuangannya untuk 2025.

Representatif pemain juga belum pernah melihat jumlah tersebut. Namun, jika pertumbuhan sebesar 10% dari pendapatan sebesar US$ 559,7 juta, atau Rp 9,89 triliun yang dihasilkan oleh AS Terbuka pada 2024 diperhitungkan, hadiah uang sebesar US$ 98,5 juta, atau Rp 1,74 triliun akan sesuai dengan harapan para pemain.

USTA mengatakan laporan keuangannya akan dirilis sebelum dimulainya babak utama.

Chief executive, Craig Tiley, yang sebelumnya memimpin Tennis Australia, menggambarkan tawaran tersebut sebagai langkah awal yang penting dalam investasi jangka panjang bagi para atlet.

Pemain Sebagai Pengatur Kebijakan

Selebrasi pasangan Aldila Sutjiadi/Rohan Bopanna setelah mencetak angka saat menghadapi pasangan Barbora Krejcikova/Matthew Ebden dalam laga perempat final turnamen tenis Grand Slam AS Terbuka 2024 di court 5 USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York City, Amerika Serikat, Selasa (3/9/2024) dini hari WIB. (USopen.org/Rhea Nall)

Dalam sebuah wawancara BBC pada Maret, petenis peringkat tiga dunia, Jessica Pegula, menyoroti kenaikan hadiah di AS Terbuka tahun lalu terutama ditujukan kepada yang paling tidak membutuhkannya, yakni para pemain yang berhasil melaju ke pekan kedua.

Namun, tahun ini persentasenya meningkat ke paling tinggi di babak pertama, lalu menurun di babak-babak berikutnya.

Selain itu, terdapat hadiah lebih besar bagi yang bertanding di ajang ganda campuran, yang dilaksanakan di minggu penyisihan.

Pemenangnya akan membagi US$ 1 juta, atau Rp 17,6 miliar, namun ada hadiah lebih banyak bagi semua peserta lainnya, dengan hadiah uang tunai babak pertama yang digandakan.

Representatif pemain telah meminta setiap Grand Slam untuk berkontribusi US$ 4 juta, atau Rp 70,7 miliar untuk biaya tunjangan tahun ini. USTA menjadi yang pertama untuk mengalokasikan dana ini secara khusus bagi para pemain, tetapi dana tersebut akan diambil dari total hadiah.

 

 

Dana untuk Program Dukungan Pemain

Dana untuk program dukungan pemain AS Terbuka yang baru akan ditaruh di rekening penampungan independen selagi detailnya diluruskan.

Dewan Pemain Grand Slam akan memberi input untuk hal ini, dan akan diluncurkan setelah AS Terbuka dengan fokus input pemain mengenai keolahragaan di keempat turnamen Grand Slam.

Kerangkanya belum sepenuhnya ditetapkan, tetaou pemain sudah diundang untuk mendaftar, dan dewan akan memperbolehkan mereka untuk mendiskusikan tentang isu uang hadiah ke Grand Slam yang bersangkutan.

Perwakilan para pemain menyambut baik berbagai pengumuman tersebut dan mencatat adanya kenaikan yang signifikan dalam hadiah uang.

“Para pemain berharap dapat memanfaatkan pengumuman positif hari ini dan memastikan Dewan berkembang menjadi forum yang benar-benar representatif dan efektif untuk konsultasi dengan para pemain, sambil terus bekerja sama melalui perwakilan mereka terkait hadiah uang dan kesejahteraan pemain,” menurut pernyataan tersebut.

US Open akan dimulai pada Minggu, 30 Agustus.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya