Liputan6.com, Jakarta - Orang Utan Solo Safari kabur pada Selasa (19/8/2026) sore. Orang utan bernama Didi itu lepas dari kandang dan berkeliaran di jalan raya.
General Manager Solo Safari, Miyana Harikna mengatakan, sifat alami Didi yang sangat penasaran dan kemampuannya meniru perilaku manusia menjadi faktor kunci.
Advertisement
Dia menjelaskan pengamanan di area exhibit sudah berlapis. Namun Didi tetap mampu mengakalinya hingga keluar dari area kandang.
Cara Orang Utan Kabur
Miyana menuturkan, dari hasil pemeriksaan internal, orang utan itu memanjat dan melepas sistem elektrik pengaman yang melindungi area exhibit.
"Kalau detailnya ini memang kami tadi lagi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman. Di situlah intinya," ungkapnya.
Setelah pengaman terlepas, orang utan itu memanjat tembok pembatas untuk keluar dari area exhibit.
"Karena dia pengamanan kami itu kan berlapis dan dia itu memang karena orang utan itu 90% bisa meniru orang toh, jadi dia itu sangat curious sekali untuk lihat dan menjalankan ini loh,"
kata Miyana saat dihubungi awak media.
Pencarian Hingga Evakuasi
Pihak kebun binatang mengetahui Didi tidak berada di kandang sekitar pukul 15.10 WIB. Tim internal yang memiliki kompetensi penanganan satwa langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pengamanan.
"Jam 15.10, terus kami mengecek kondisi satwa juga kan. Setiap saat kan memang sudah ada yang jaga, ternyata kan dia tidak ada di lokasi. Nah, tim internal karena sudah memiliki kompetensi dalam penanganan satwa, akhirnya melakukan pengamanan di lapangan," terangnya.
"Jadi sebenarnya hanya karena kan kita ada proses mencari sebentar tadi, kurang lebihnya itu 30 menit ya di luar kandang itu," jelasnya.
Didi kemudian ditemukan berada di jalan raya dan berhasil dievakuasi pada pukul 16.40 WIB dalam kondisi sehat.
Miyana menambahkan, untuk meningkatkan keamanan, Didi dan keluarganya ditempatkan di area pulau yang berada di tengah danau.
"Betul sekali, betul betul di pulau. Besok bisa dilihat di pulau kok. Itu cowok soalnya, jantan. Memang dia kayak inilah, jantan lebih oke. Anaknya masih dua tahunan, dia baru ini masih punya baby kok, masih nyusu itu mamanya," ucapnya.
Pihak Solo Safari akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.