Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Sydney, Awak Kabin Terluka

Otoritas Australia investigasi insiden dua pesawat nyaris tabrakan di Bandara Sydney, Minggu 9 Agustus 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Agustus 2026, 11:15 WIB
Ilustrasi. Otoritas Australia investigasi insiden dua pesawat nyaris tabrakan di Bandara Sydney, Minggu 9 Agustus 2026

Liputan6.com, Canberra - Otoritas keselamatan Australia melakukan investigasi pada Minggu 9 Agustus 2026 setelah dua pesawat penumpang nyaris bertabrakan di Bandara Sydney. Insiden tersebut menyebabkan seorang awak kabin terluka dan mengganggu operasional penerbangan di bandara tersibuk Australia itu.

Dikutip dari Channel News Asia, Senin (10/8/2026), insiden terjadi pada Minggu pagi ketika sebuah pesawat Jetstar terpaksa melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan dengan pesawat Qatar Airways.

Biro Keselamatan Transportasi Australia (Australian Transport Safety Bureau/ATSB) mengatakan, Airbus A320 milik Jetstar saat itu sedang melakukan taxi untuk penerbangan menuju Gold Coast. Awak pesawat kemudian melihat Boeing 777 milik Qatar Airways yang sedang ditarik menggunakan kendaraan penarik pesawat atau tug di sebuah taxiway yang berpotongan.

Kedua pesawat akhirnya berhenti secara tiba-tiba. Akibat pengereman keras tersebut, seorang awak kabin yang berada di dalam Airbus A320 mengalami cedera. Sementara itu, sambungan antara roda depan Boeing 777 dan kendaraan penarik pesawat mengalami kerusakan.

ATSB kini mengumpulkan data dari kedua pesawat dan pengatur lalu lintas udara. Para penyelidik juga mewawancarai awak pesawat serta operator kendaraan penarik untuk mengetahui penyebab insiden nyaris tabrakan tersebut.

Regulator juga meminta para saksi yang berada di bandara untuk menyerahkan video yang merekam kejadian tersebut.

Gangguan operasional pun terjadi setelah insiden. Airservices Australia menyatakan sejumlah penerbangan di Bandara Sydney mengalami keterlambatan.

 

Penjelasan Jetstar

Ilustrasi pesawat.

Juru bicara Jetstar mengatakan pesawat mereka mengikuti instruksi dari pengatur lalu lintas udara ketika pilot terpaksa melakukan pengereman kuat setelah pesawat lain berada dalam jarak dekat. Seorang anggota awak Jetstar yang sedang bergerak di dalam kabin terluka akibat pesawat berhenti secara mendadak dan kemudian mendapat perawatan dari paramedis.

Qatar Airways belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Seorang pejabat yang tidak berwenang berbicara kepada publik mengatakan, informasi awal menunjukkan kendaraan penarik yang membawa pesawat Qatar Airways kemungkinan tidak mengikuti instruksi pengatur lalu lintas udara.

Sementara itu, Airservices Australia, badan federal yang bertanggung jawab atas pengelolaan lalu lintas udara, menerapkan pengaturan jarak keberangkatan atau departure spacing di Bandara Sydney. Langkah tersebut dilakukan untuk mengelola permintaan penerbangan yang diperkirakan datang maupun berangkat dengan aman.

Airservices Australia menolak memberikan komentar mengenai penyebab insiden karena kasus tersebut masih dalam peninjauan.

Insiden nyaris tabrakan ini terjadi hanya sehari setelah Bandara Sydney mengalami keterlambatan penerbangan secara luas. Saat itu, Airservices Australia juga menerapkan strategi yang sama akibat apa yang disebutnya sebagai kendala penjadwalan atau roster constraints bagi pengatur lalu lintas udara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya