Liputan6.com, Seoul - Seorang pria dewasa mengenakan baju renang wanita satu setel berwarna merah muda ini viral dan tuai perdebatan di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di kolam renang Sungai Han.
Dikutip dari South China Morning Post, Kamis (6/8/2026), foto tersebut tersebar di media sosial di hari Minggu dengan keterangan yang menyebutkan seorang pengunjung sebagai pengganggu ketertiban umum di kolam renang di Seoul tersebut.
Advertisement
Jepretan tersebut berisikan seorang pria dari belakang yang mengenakan baju renang warna pink dan topi renang yang serasi, saat para pengunjung sedang mendinginkan diri di tengah gelombang panas di musim panas.
Si pengunggah foto tersebut bertanya-tanya kenapa seorang pria menggunakan baju renang wanita di kolam renang umum itu. Mereka menambahkan bahwa mereka terkejut saat melihatnya.
Seorang pengguna lain yang ada di tempat tersebut ikut berkomentar bahwa pria tersebut dibawa keluar oleh petugas polisi. Namun, laporan tentang tindakan polisi itu tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Kolom komentar dari postingan tersebut beragam. Ada yang mengkritik pria tersebut dan menyatakan ketidaknyamanan. Namun, ada pula yang membela pilihan pria tersebut, menyatakan bahwa pakaian adalah kebebasan pribadi seseorang dan orang lain yang melihat tidak perlu menghiraukannya.
Pemerintah Metropolitan Seoul mengelola enam fasilitas Taman Hangang, termasuk kolam renang Yeouido dan Ttukseom serta taman air Jamsil, Gwangnaru, Nanji, dan Yanghwa. Fasilitas-fasilitas tersebut dibuka pada 19 Juni dan telah menarik lebih dari 260,000 pengunjung hingga 26 Juli, menurut pemerintah kota.
Kolam renang umum di Seoul baru-baru ini menjadi sorotan karena kasus pelecehan seksual dan perekaman ilegal. Terjadi pula perilaku yang mengganggu seperti minum alkohol dan merokok, menurut Korea JoongAng Daily.
Pemerintah kota menyatakan akan menambah spanduk dan pengumuman publik untuk membantu mencegah perekaman ilegal. Mereka juga akan meningkatkan patroli yang dilakukan oleh petugas keamanan publik. Sebanyak 136 kamera pengawas pemantauan real-time yang dipasang tahun ini akan dimanfaatkan.
Rekor suhu tertinggi Korea Selatan telah terpecahkan tiga kali selama seminggu terakhir, dengan rekor suhu tertinggi sepanjang masa terbaru tercatat mencapai 42,5 derajat Celsius di kota Yangsan pada hari Minggu, demikian yang dilaporkan Agence France-Presse.
Seluruh wilayah Seoul berada di bawah peringatan “gelombang panas parah” tingkat tertinggi pada hari Selasa, dengan suhu diperkirakan akan kembali naik mendekati 40 derajat. “Diperkirakan akan terjadi panas ekstrem yang mengancam nyama,” tutur badan cuaca dalam sebuah pernyataan di hari Selasa.
Selama gelombang panas ini masih berlangsung, pihak berwenang memberitahukan warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, terutama di antara pukul 14.00-17.00 waktu setempat. Diminta pula untuk beristirahat di tempat teduh atau tempat berlindung.
Seoul juga menyemprotkan air ke jalanan sepanjang 1,982 kilometer menggunakan 205 truk penyiram air untuk meredam efek pulau panas perkotaan. Truk-truk tersebut beroperasi hingga enam kali sehari di kawasan dengan lalu lintas padat saat ada peringatan gelombang panas.