Bos BlackBerry Tak Peduli Soal Pengembangan Aplikasi

Chen mengaku perusahaannya ingin seperti Porsche ataupun Lamborghini yang dinilainya mempunyai segmen pasar tertentu.

oleh Denny Mahardy diperbarui 13 Feb 2014, 18:30 WIB

BlackBerry sempat menjadi penguasa pasar ponsel pintar dunia. Namun, kehadiran berbagai perangkat dengan sistem operasi lain seperti Android dan iOS lambat laun mengikis dominasi BlackBerry.

Untuk kembali berjaya, perusahaan asal Kanada itu pun berbenah diri dengan meluncurkan platform baru bernama BlackBerry 10. Ketergantungan pada layanan BlackBerry Internet Service (BIS) yang biasa ada di handset bertenaga BlackBerry OS pun mulai ditinggalkan.

Merasa belum cukup, perusahaan itu juga memungkinkan penggunanya menikmati aplikasi Android di handset berbasis BlackBerry 10. Seperti yang diketahui, aplikasi adalah salah satu kekurangan yang ada di platform BlackBerry saat ini.

Pun demikian, kemampuan menjalankan aplikasi Android di BlackBerry dinilai masih belum bisa memuaskan penggunanya. Sebab, pengalaman yang disediakan aplikasi Android di BlackBerry berbeda dengan aplikasi buatan pengembang yang benar-benar menyediakannya untuk platform BlackBerry.

John Chen yang belum lama ini menjabat sebagai CEO BlackBerry disebutkan kurang peduli soal pentingnya ketersediaan aplikasi di platform BlackBerry. Hal itu diungkap Chen saat berbicara dengan media internasional, Forbes.

Ketika ditanya apakah BlackBerry akan bertahan menghadapi iOS dan Android yang memiliki banyak aplikasi dari para pengembang, Chen mengaku perusahaannya ingin seperti Porsche ataupun Lamborghini yang dinilainya mempunyai segmen pasar tertentu. Demikian seperti dilansir Ubergizmo, Kamis (13/2/2014).

"CEO perusahaan besar memakai BlackBerry karena memiliki keyboard. Mereka tidak peduli tentang aplikasi. Ngomong-ngomong, dari sudut pandang keamanan saya malah khawatir dari mana aplikasi itu berasal," cetus Chen menanggapi soal aplikasi BlackBerry 10 yang kalah dibanding platform lain.

Pernyataan Chen itu ternyata dianggap sebagai suatu pemikiran yang radikal. Meskipun begitu, sosok Chen diharapkan banyak pihak akan membantu BlackBerry keluar dari krisis berkepanjangan.


Baca juga: 

BlackBerry `Jakarta` Akan Dipamerkan di Barcelona
Jokowi Siapkan Lahan Untuk Pabrik BlackBerry di Jakarta
BlackBerry Jakarta Harus Lebih Murah dari Android?
Foxconn Beberkan Rencana Tentang BlackBerry Jakarta


Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya