Mertua Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Tak Berkomunikasi dengan Siapa Pun

Meski putus komunikasi, sang mertua menyelipkan harapan kepada menantunya.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 29 Juli 2026, 11:00 WIB
Mojtaba Khamenei, putra kedua Ali Khamenei, terpilih sebagai pemimpin tertinggi ketiga Iran. Foto ini disediakan oleh kantor pemimpin tertinggi Iran dan diambil pada Oktober 2024. (Dok. AFP)

Liputan6.com, Teheran - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei tidak menjalin komunikasi dengan siapa pun. Pernyataan itu disampaikan mertuanya, Gholam-Ali Haddad-Adel, pada Minggu (26/7/2026).

"Mojtaba tidak berkomunikasi dengan pihak maupun individu mana pun karena alasan tertentu," ujar Haddad-Adel, seperti diberitakan kantor berita ISNA.

Ia tidak memberi penjelasan lebih lanjut.

Haddad-Adel mengatakan Mojtaba menyerupai ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, dalam segala hal. Ia pun berharap Mojtaba berada dalam kondisi sehat.

Ali Khamenei, yang memimpin Iran selama hampir 36 tahun, gugur dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.

Mojtaba belum pernah terlihat di depan publik sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Kondisi terkini Mojtaba menjadi perhatian di tengah ketidakpastian proses perdamaian Iran dan AS. Meski kedua pihak sempat menandatangani nota kesepahaman gencatan senjata via mediasi Qatar dan Pakistan bulan lalu, kesepakatan tersebut tidak bertahan lama.

Pada 8 Juli, Presiden Donald Trump secara resmi menyatakan gencatan senjata berakhir. Keputusan ini diikuti dengan peluncuran rangkaian serangan udara oleh pasukan AS ke wilayah Iran, yang kemudian memicu aksi balasan dari Teheran terhadap sejumlah pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya