Hoaks Lowongan Kerja Beredar di Media Sosial, Simak Agar Terhindar dari Penipuan

Salah satu hoaks lowongan kerja adalah rekrutmen di PLN. PLN pun meminta masyarakat menghindari membagikan data pribadi ke pihak yang tidak terverifikasi.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 28 Juli 2026, 15:01 WIB
Hoaks link pendaftaran lowongan kerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) 2026 beredar di media sosial. (Tangkapan layar Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai lowongan kerja marak beredar di media sosial (medsos). Hoaks turut menyertakan link atau tautan pendaftaran yang berisi permintaan data pribadi.

Salah satunya adalah hoaks lowongan kerja di PLN. PLN pun meminta masyarakat menghindari membagikan data pribadi ke pihak yang tidak terverifikasi.

PLN menyatakan, tidak ada pemungutan biaya apa pun selama proses rekrutmen. Jika ada pihak yang meminta pembayaran atau menawarkan jalur khusus untuk diterima, bisa dipastikan itu adalah penipuan.

Lalu apa saja hoaks seputar lowongan kerja yang beredar di media sosial? Simak daftarnya berikut ini:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran Penggerak HAM 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link atau tautan pendaftaran Penggerak HAM 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 22 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Rekrutmen Penggerak HAM Kementerian HAM 2026 Diluncurkan!

🚨GAJI :7.000.000 sampai 21.000.000 Per bulan

Kesempatan emas buat kamu yang peduli kemanusiaan dan ingin mengabdi langsung dari desa/kelurahan! Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran daring untuk posisi Penggerak HAM.

🗓️ JADWAL & TIMELINE SELEKSI:

Pendaftaran Online:2026

Wawancara online via telegram

Pengumuman satu minggu setelah wawancara

💡 INFO PENTING & PERSYARATAN:

Terbuka untuk lulusan SMA/Sederajat hingga usia maksimal 65 tahun.Kuota terbatas hanya untuk 200 formasi di seluruh Indonesia.

Penempatan sesuai domisili masing-masing sebagai Calon Desa Sadar HAM. dilaksanakan secara objektif dan 100% GRATIS tanpa dipungut biaya apapun!

🔗 LINK PENDAFTARAN RESMI:

Akses portal pendaftaran langsung di https://w3.daftarkan-segera2026.online/"

Unggahan disertai link daftar. Ketika link tersebut diklik, muncul halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran Penggerak HAM 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja PLN 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan pendaftaran lowongan kerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"⚡ LOWONGAN KERJA PLN TERBUKA! ⚡

Kesempatan bergabung bersama PLN kini terbuka untuk seluruh Indonesia dan berbagai posisi. Jangan lewatkan peluang untuk membangun karier di perusahaan energi terdepan Indonesia.

📍 Penempatan seluruh Indonesia

📌 Terbuka untuk berbagai bidang dan jurusan

🔗 Daftar melalui link di bio

Bagikan informasi ini kepada teman dan keluarga yang sedang mencari peluang kerja!"

Unggahan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:

"PLN

RESMI DIBUKA LOWONGAN KERJA PT PLN (PERSERO) TAHUN 2026

LULUSAN SMA/SMK, D3/S1

PENEMPATAN DI SELURUH INDONESIA (SESUAI DOMISILI)

KEUNTUNGAN BERGABUNG BERSAMA PLN

JENJANG KARIR JELAS

LINGKUNGAN KERJA PROFESIONAL

TUNJANGAN MENARIK

PELATIHAN A PENGEMBANGAN DIRI

JAMINAN KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN

BERGABUNGLAH BERSAMA PLN DAN NYALAKAN MASA DEPAN BERSAMA KAMI

INFO PENDAFTARAN KLIK LINK DIBIO"

Terdapat menu kirim pesan dalam unggahan tersebut. Ketika profil bio diklik, terdapat nomor telepon dan link atau tautan Messenger. 

Lalu benarkah klaim tautan pendaftaran lowongan kerja PLN 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 REKRUTMEN SKK MIGAS TAHUN 2026

Kesempatan emas untuk bergabung dan berkarier di sektor energi Indonesia telah hadir! Jangan lewatkan peluang menjadi bagian dari insan terbaik yang berkontribusi dalam pengelolaan industri hulu migas nasional.

✅ Terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan sesuai persyaratan.

✅ Kesempatan berkarier di lingkungan kerja yang profesional.

✅ Persiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sejak sekarang.

Segera daftarkan diri anda sekarang juga

#SKKMigas #Rekrutmen2026 #LowonganKerja2026 #KarierIndonesia #Migas #Loker2026 #InfoLoker #PeluangKarier"

Unggahan disertai link pendaftaran. Jika link tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya