Trump Peringatkan China dan Rusia agar Tidak Memasok Senjata ke Iran

Pernyataan Trump bertolak belakang dengan menterinya.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 25 Juli 2026, 07:41 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada 3 Maret 2026.(Dok. AP/Mark Schiefelbein)

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (24/7/2026) memperingatkan China dan Rusia agar tidak memasok senjata kepada Iran. Ia mengatakan langkah tersebut akan berdampak sangat buruk bagi kedua negara.

Namun, Trump mengaku telah menerima jaminan langsung dari Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa mereka tidak akan menjual ataupun memberikan senjata kepada Iran.

Trump mengatakan Xi menyampaikan jaminan itu dalam pertemuan mereka baru-baru ini di Beijing. Menurut dia, komitmen tersebut juga berlaku bagi perusahaan-perusahaan China.

"Dalam pertemuan kami baru-baru ini di Beijing, China, Presiden Xi mengatakan kepada saya bahwa dalam keadaan apa pun ia tidak akan memberikan atau menjual senjata kepada Republik Islam Iran. Pernyataan itu juga mencakup perusahaan-perusahaan China," tulis Trump di platform Truth Social.

"Mengingat hubungan kami, saya pegang ucapannya. Lagi pula, saya juga telah banyak berbuat untuknya."

Trump mengatakan Putin memberikan jaminan serupa meski perang di Ukraina masih berlangsung.

"Ia memahami bahwa saya tidak menjual senjata kepada Ukraina, melainkan kepada negara-negara NATO. Mereka membayar dengan harga penuh. Mengenai bagaimana senjata-senjata itu kemudian didistribusikan, saya sama sekali tidak tahu," kata Trump.

"Karena itu, menurut saya, dua negara besar yang kerap disebut-sebut terkait Iran tersebut tidak terlibat dalam pemasokan senjata. Jika mereka sampai terlibat, akibatnya akan sangat buruk bagi mereka dan jelas tidak menguntungkan kepentingan mereka."

Percaya Xi dan Putin

Saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Trump ditanya mengenai perbedaan antara pernyataannya dan pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang menyebut Rusia dan China turut mendukung Iran.

"Saya tidak tahu apakah mereka benar-benar 'mendukung' Iran," ungkap Trump.

Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya memercayai komitmen Xi dan Putin.

"Presiden Xi mengatakan kepada saya bahwa ia tidak akan ikut terlibat. Presiden Putin juga mengatakan hal yang sama. Saya rasa saya memercayai mereka," kata Trump.

Trump menilai kedua pemimpin tersebut memiliki alasan untuk menepati komitmen itu.

"Saya rasa mereka tidak ingin membuat saya kecewa," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya