Cara Tak Biasa Damkar di Sukabumi Evakuasi Sapi 500 Kg dari Sumur

Petugas Damkar Sukabumi memilih menggenangi sumur dengan tiga tangki air agar sapi seberat 500 kilogram dapat terangkat ke permukaan.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 21 Juli 2026, 19:11 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos IX Sagaranten, Sukabumi menyelamatkan seekor sapi yang terperosok ke dalam sumur. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos IX Sagaranten menggunakan cara tak biasa untuk mengevakuasi seekor sapi pejantan seberat sekitar 500 kilogram yang terperosok ke dalam sumur tua sedalam enam meter di Kampung Cihaur, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Alih-alih menarik sapi secara paksa, petugas justru menggenangi sumur dengan air hingga tubuh hewan tersebut terangkat ke permukaan.

Petugas Damkar Sagaranten Yusuf mengatakan, cara tersebut dipilih karena ruang di dalam sumur terlalu sempit sehingga penarikan secara langsung dinilai berisiko.

"Kalau cuma ditarik otot, bobotnya setengah ton, ruangnya juga sempit. Akhirnya kita pakai teknik penggenangan karena sifat alami tubuh sapi bisa mengapung di air," kata Yusuf, Selasa (21/7/2026).

Peristiwa bermula saat sapi milik Gojali terlepas dari ikatan ketika sedang digembalakan. Hewan itu diduga berjalan sendiri menuju kandang yang berjarak sekitar 15 meter, namun terperosok ke dalam sumur tua.

"Kemungkinan talinya lepas pas lagi diangon. Sapinya jalan mau balik ke kandang sendiri, tapi di tengah jalan malah terperosok ke dalam sumur," ujarnya.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 17.00 WIB. Empat personel Damkar, yakni Supyadin, Randi Koswara, Abdul Fatah, dan Ricky Gian Romansyah, tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.

 

 

Sapi Alami Patah Kaki

Detik-detik Evakuasi Sapi 500 Kg Jatuh ke Sumur 6 Meter di Sukabumi

Setelah menilai kondisi di lapangan, petugas memutuskan mengisi sumur menggunakan pasokan air dari tiga tangki mobil pemadam. Ketinggian air yang terus bertambah membuat tubuh sapi perlahan mengapung hingga mendekati bibir sumur.

"Air dari 3 tangki mobil unit kita semprotkan terus sampai penuh. Pas posisinya sudah makin dekat ke bibir sumur, baru kita amankan dan tarik pakai tali webbing dan derek," kata Yusuf.

Proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam. Sapi akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur pada pukul 20.12 WIB. Meski selamat, sapi mengalami patah pada kaki belakang akibat benturan saat pertama kali terjatuh ke dalam sumur.

Sementara itu, seluruh personel Damkar dipastikan tidak mengalami luka selama proses penyelamatan.

"Alhamdulillah sapinya selamat dan petugas semua aman. Hanya saja, kemungkinan kaki belakang sapinya patah karena benturan saat pertama kali jatuh," tutur Yusuf.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya