Prabowo Tak Terima Banyak Negara Lain Ingin Ambil Kekayaan Indonesia

Presiden Prabowo mengatakan masih banyak negara yang ingin mengambil kekayaan Indonesia dan membiarkan rakyat tetap miskin.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 17 Juli 2026, 20:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin Panen Raya TNI yang digelar serentak di 43 lokasi dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan masih banyak negara yang ingin mengambil kekayaan alam Indonesia. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan agar sumber daya alam nasional dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga sejak ratusan tahun lalu menjadi incaran bangsa-bangsa lain.

"Ratusan tahun mereka datang mengambil kekayaan kita. Dan sampai hari ini pun ada negara-negara yang selalu ingin ambil kekayaan kita dan membiarkan rakyat kita miskin. Itu kita tidak terima," kata Prabowo saat memimpin Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia Bersama TNI, Jumat (17/7/2026).

Sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, Prabowo mengingatkan agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain dalam membangun perekonomian.

"Berkali-kali pendiri-pendiri bangsa kita mengajarkan kepada kita bahwa percayalah kepada kekuatan kita sendiri. Tidak ada bangsa lain yang kasihan sama kita," ujarnya.

Menurut Prabowo, semangat kemandirian harus terus dijaga agar Indonesia mampu melindungi kepentingan nasional di tengah persaingan global.

Prabowo menilai seluruh elemen bangsa harus bersatu untuk menjaga dan mengelola kekayaan alam Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Saya mengajak semua kekuatan, sudah. Bersatulah. Bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita. Bersatulah untuk anak-anak dan cucu kita," kata Prabowo.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengamankan berbagai sumber daya strategis Indonesia.

Prabowo mengakui langkah tersebut tidak akan mudah karena akan menghadapi berbagai tantangan.

"Kita akan dilawan. Tapi itu risiko," kata Presiden.

 

Indonesia Tetap Ingin Bersahabat dengan Semua Negara

Meski menegaskan pentingnya menjaga kekayaan nasional, Prabowo memastikan Indonesia tetap membuka diri untuk menjalin hubungan baik dengan seluruh negara.

"Kita tidak mau memusuhi siapa saja. Saya katakan kita mau bersahabat dengan semua kekuatan, semua negara," tuturnya.

Namun, ia menekankan hubungan baik tersebut harus tetap dibarengi dengan semangat persatuan dan kemampuan bangsa dalam menjaga kepentingan nasional.

"Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu," ujar Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya