Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Wakil Bupati: Mohon Doanya

Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengaku terakhir kali bertemu dan berkomunikasi dengan Bupati Etik kemarin.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 10 Juli 2026, 12:14 WIB
Penampakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat terkena OTT KPK. (Liputan6.com/ Arie Sunarya)

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Sukoharjo Etik Suryani terciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kamis (9/7/2026) malam. Dalam OTT tersebut, lima orang diamankan KPK.

Para pihak yang terjaring sempat menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta. Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo angkat bicara mengenai penangkapan sang bupati.

Dia mengaku belum bisa berkomentar banyak perihal OTT yang menjerat Bupati Etik Suryani.

“Kami belum bisa matur (bicara) banyak karena kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi poin atau perkara, persoalan apa. Kita menunggu ya,” ungkap Eko Sapto Purnomo di Sukoharjo, Jumat (10/7/2026).

Dia meminta masyarakat Sukoharjo mendoakan Bupati Etik selama menjalani proses di KPK. Sehingga bisa menjalani semua proses dengan baik. 

“Mohon doanya kita semuanya terutama yang sedang di mintai keterangan atau apalah itu yang apa istilahnya untuk diberikan kekuatan, diberikan kemudahan dan petunjuk, bimbingan sehingga bisa menghadapi semuanya ini dengan sebaik-baiknya,” imbaunya.

Dia mengaku terakhir kali bertemu dan berkomunikasi dengan Bupati Etik kemarin.

“Kami ketemu terakhir kemarin di Batalyon TP,” singkatnya.

OTT KPK Jerat Bupati Sukoharjo

Etik Suryani merupakan satu dari lima orang yang diamankan KPK dalam OTT di Solo Raya pada Kamis (9/7). Para pihak yang terjaring sempat menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta pada hari ini.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (10/7).

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut diduga terkait kasus pemerasan yang dilakukan oleh Etik Suryani.

"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi.

KPK saat ini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Etik Suryani dan para pihak yang terjaring dalam OTT di Sukoharjo. Hingga kini, mereka masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (10/7) (Liputan6.com/Dimas Ramadhan Wicaksana)

6 Koper Dibawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjalani pemeriksaan intensif di ruang lantai tiga Mapolresta Surakarta, Kamis malam (9/7/2026). Pemeriksaan dilakukan oleh sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring operasi tangkap tangan.

Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Sukoharjo itu berlangsung sekitar 8 jam. Dimulai sejak sekitar pukul 21.00 WIB hingga Jumat (10/7/2026), sekitar pukul 05.00 WIB.

 

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Etik terlihat melewati lift dengan pengawalan ketat petugas KPK. Ia mengenakan setelan hem berwarna putih dan hitam serta masker penutup wajah.

Bupati Etik tidak memberikan sepatah kata pun kepada awak media yang sudah menunggu. Ia langsung masuk ke dalam kendaraan yang telah disiapkan.

Bersamaan dengan keluarnya Etik, tim penyidik KPK juga tampak membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara. Selain beberapa berkas, petugas mengangkut 6 koper berwarna hijau dari lokasi pemeriksaan.

Belum diketahui secara pasti isi dari koper maupun dokumen yang diamankan tersebut. Seluruh koper yang diduga sebagai barang bukti kemudian dimuat ke dalam bus untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Rombongan penyidik KPK yang mengawal Etik Suryani kemudian meninggalkan Mapolresta Surakarta dengan pengawalan kepolisian. Berdasarkan informasi, rombongan dikabarkan bertolak menuju Jakarta.

Hingga kini KPK belum menyampaikan secara resmi konstruksi perkara, jumlah pihak yang diamankan, maupun dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar pelaksanaan OTT terhadap Bupati Sukoharjo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya