Liputan6.com, Jakarta - Petinju Indonesia meraih hasil membanggakan pada Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 atau Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026 yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) di Hall Basket Gelora Bung Karno. Dua petinju wanita berhasil melaju ke babak semifinal.
Dua petinju Indonesia yang berhasil memenangi duel perempat final pada 9 Juli adalah Anggie Intania Chalik dan Dira Artika. Sayangnya satu petinju lain yang turun bertanding 9 Juli gagal menang yakni Fani Afnan Janati.
Advertisement
Anggie lolos memastikan diri ke babak semifinal kelas Women's Light Flyweight (45-48kg). Anggie berhasil menang angka atas lawannya Shairylle Pores yang berasal dari Filipina.
"Perasaan cukup senang dan bahagia. Tapi perjalanan masih panjang. Terima kasih yang sudah dukung Anggie. Terus dukung Anggie agar bisa melangkah lebih jauh. Saya sempat overthinking karena lawannya kidal karena saya rada gimana gitu kalau lawan kidal. Untungnya tim pelatih dan keluarga selalu meyakinkan Anggie.
"Di semifinal saya harus lebih matang lagi. Saya ingin membuat bangga Indonesia," tutur Anggie.
Kemenangan Dira Artika
Adapun Dira Artika juga meraih kemenangan saat melawan petinju dari Korea Selatan, Yubeen Seo. Dira menang angka dari lawannya itu. Dira turun pada kelas Women's Feather (57kg).
Sayangnya Fani gagal membendung petinju Jepang, Riko Matsushita. Bertanding di kelas Women's Light Fly (51kg), Fani tak berdaya dan kalah angka mutlak hasil penilai para juri yang bertugas.
Keberhasilan meloloskan dua petinju ke semifinal ini membuat target meraih emas yang dipatok Perbati berpeluang besar tercapai. Sebelum Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 dimulai, Sekjen Perbati Hengky Silatang menginginkan petinju Indonesia ada yang meraih emas.
Kirim 19 Petinju
Total Indonesia menerjunkan 19 petinju di ajang Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026. Dari 19 petinju yang diturunkan, 10 diantaranya akan berlaga di U19, sedangkan untuk U23 ada sembilan petinju. Indonesia tak cuma turun di sektor putra tapi juga menerjukan petinju putri berjumlah tujuh orang.
Perbati menjadikan Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 ini sebagai ajang pembinaan. Para petinju yang terpilih mewakili Indonesia diambil dari seleksi kejurnas. Mereka merupakan yang terbaik di kejurnas.
"Persiapan tinju kita memang tidak panjang. Mereka (yang terpilih tampil di Kejuaraan Asia) merupakan hasil seleksi Kejurnas Perbati. Jadi kami tidak asal memilih tapi kualitas dan juara di Kejurnas pada usianya tersebut. Di antara juara kami ambil yang terbaik juga. Paling tidak mereka bisa lawan," papar Hengky.