IHSG Hari Ini Melonjak ke 5.912

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat signifikan, tetapi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tembus 18.100 pada Kamis, (9/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Juli 2026, 16:32 WIB
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak pada penutupan perdagangan saham Kamis, (9/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh 18.100.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup menguat 0,67% menjadi 5.912,44. Indeks saham LQ45 bertambah 0,77% menjadi 587,37. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis menilai kenaikan IHSG hari ini didorong sektor saham bahan baku dan energi.

“Sektor energi dan bahan baku menjadi penopang utama indeks hari ini. Pemicunya adalah eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah pengumuman berakhirnya gencatan senjata AS-Iran,” ujar Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji saat dihubungi Liputan6.com.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.912,44 dan level terendah 5.839,66. Sebanyak 327 saham menguat sehingga angkat IHSG. 275 saham melemah dan 190 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.247.076 kali dengan volume perdagangan saham 27,1 miliar saham. Transaksi harian saham masih di bawah Rp 20 triliun. Nilai transaksi harian saham hanya Rp 12,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 18.100.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham basic menguat 2,1%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi bertambah 0,83%, sektor saham industri menanjak 1,32%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,84%.

Kemudian sektor saham consumer siklikal menguat 0,72%, sektor saham keuangan bertambah 0,82%, sektor saham teknologi naik 0,13% dan sektor saham transportasi menanjak 1,03%. Di sisi lain, sektor saham kesehatan merosot 1,24%, sektor saham properti melemah 0,32%, dan sektor saham infrastruktur tergelincir 0,13%.

Gerak Saham

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada Kamis pekan ini, saham BUVA bertambah 3,64% menjadi Rp 855 per saham. Harga saham BUVA dibuka turun 10 poin menjadi Rp 815 per saham. Saham BUVA berada di level tertinggi Rp 860 dan terendah Rp 810 per sahan. Total frekuensi perdagangan 16.287 kali dengan volume perdagangan saham 1.237.469 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 104,3 miliar.

Harga saham ARTO melompat 18,23% menjadi Rp 1.200 per saham. Saham ARTO dibuka stagnan di Rp 1.015 per saham. Harga saham ARTO berada di level tertinggi Rp 1.265 dan terendah Rp 970 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.760 kali dengan volume perdagangan saham 286.884 saham. Nilai transaksi Rp 32,1 miliar.

Harga saham BKSL ditutup naik 1,64% menjadi Rp 62 per saham. Saham BKSL dibuka stagnan di Rp 61 per saham. Harga saham BKSL berada di level tertinggi Rp 64 dan terendah Rp 60 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.274 kali dengan volume perdagangan saham 1.716.517 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,6 miliar.

Harga saham BRPT menguat 6,67% menjadi Rp 1.600 per saham. Harga saham BRPT dibuka menguat lima poin menjadi Rp 1.505 per saham. Saham BRPT berada di level tertinggi Rp 1.620 dan terendah Rp 1.495 per saham. Total frekuensi perdagangan 24.160 kali dengan volume perdagangan saham 1.703.178 saham. Nilai transaksi Rp 265,4 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya