Piala Dunia 2026: Sejumlah Catatan Menarik Jelang Babak Perempat Final

Piala Dunia 2026 memasuki perempat final dengan delapan tim tersisa. Brasil dan Jerman tersingkir, sementara Norwegia dan Maroko mencetak sejarah.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 09 Juli 2026, 17:00 WIB
Pemain Erling Haaland usai pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Norwegia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Frank Franklin II)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 memasuki fase perempat final setelah perjalanan panjang yang dimulai dari 48 peserta di Amerika Utara. Kini, hanya delapan negara yang masih memiliki peluang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Babak 8 besar kali ini menghadirkan banyak catatan yang berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Sejumlah kekuatan tradisional tersingkir lebih awal, sementara negara-negara lain terus menorehkan pencapaian baru.

Persaingan menuju semifinal juga semakin menarik karena setiap tim membawa cerita masing-masing. Ada yang berstatus mantan juara dunia, tetapi ada pula yang masih mengejar gelar pertama dalam sejarah.


Brasil dan Jerman Sama-sama Gugur Lebih Awal

Kiper Paraguay Orlando Gill Paraguay menyelamatkan penalti keempat dari pemain Jerman Nick Woltemade dalam adu penalti selama pertandingan Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Jerman dan Paraguay di Stadion Boston pada 29 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts, AS, Senin (29/06/2026). AFP/ Getty Images/ Michael Reaves

Perempat final tahun ini menghadirkan fakta yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah Piala Dunia. Brasil dan Jerman sama-sama gagal mencapai delapan besar untuk pertama kalinya dalam satu edisi turnamen.

Sebelumnya, salah satu dari dua raksasa tersebut selalu berhasil menembus fase ini. Kondisi tersebut menjadi penanda berubahnya peta persaingan sepak bola dunia.


4 Tim Kembali Membuktikan Konsistensi

Suporter Argentina merayakan kemenangan 3-2 pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Cabo Verde di Stadion Miami pada 4 Juli 2026 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images melalui AFP)

Argentina, Inggris, Prancis, dan Maroko kembali mencapai perempat final setelah juga melakukannya pada Piala Dunia 2022. Keempat negara itu kembali memperlihatkan kemampuan menjaga performa di level tertinggi.

Argentina dan Prancis bahkan masih berpeluang mengulang final edisi sebelumnya. Jika hal itu terjadi, dunia akan kembali menyaksikan duel yang sama dalam dua edisi beruntun seperti pada final 1986 dan 1990.


4 Negara Masih Memburu Gelar Perdana

Para pemain Timnas Belgia bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan tim mereka 4-1 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara AS dan Belgia di Stadion Seattle pada 7 Juli 2026 di Seattle, Washington. (Luke Hales/Getty Images via AFP)

Argentina, Prancis, Inggris, dan Spanyol pernah merasakan menjadi juara dunia. Sementara itu, Belgia, Maroko, Swiss, dan Norwegia masih mengejar trofi pertama mereka.

Maroko belum pernah melangkah melewati semifinal, sedangkan Swiss terakhir tampil di perempat final pada 1954. Norwegia bahkan baru pertama kali mencapai babak delapan besar sepanjang sejarah keikutsertaannya.


Norwegia dan Maroko Cetak Rekor Bersejarah

Pemain Maroko Azzedine Ounahi diangkat ke udara oleh rekan-rekan setimnya setelah pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia melawan Kanada di Houston, Sabtu(04/07/2026). (AP Photo/David J. Phillip)

Norwegia mencatat sejarah setelah lolos ke perempat final untuk pertama kalinya. Tim yang diperkuat Erling Haaland itu memastikan tempat di delapan besar usai menyingkirkan Brasil.

Maroko juga kembali memperlihatkan perkembangan yang konsisten. Wakil Afrika tersebut menjadi negara pertama dari benua itu yang berhasil mencapai perempat final dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.


Dominasi Eropa Masih Terlihat

Pemain Prancis Kylian Mbappe merayakan timnya usai melawan Paraguay selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia di Philadelphia, Sabtu, (04/07/2026).. (AP Photo/Petr David Josek)

Enam dari delapan peserta perempat final berasal dari Eropa. Sementara itu, dua tempat lainnya ditempati Argentina sebagai wakil Amerika Selatan dan Maroko dari Afrika.

Sebanyak enam juara grup juga masih bertahan dalam persaingan menuju gelar juara. Hanya Maroko dan Norwegia yang berhasil melangkah jauh meski lolos sebagai runner-up grup.


Prancis, Spanyol, dan Persaingan Top Skor

Pemain Spanyol Mikel Merino merayakan gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Portugal dan Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 6 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Prancis menjadi satu-satunya tim yang memenangi seluruh pertandingan dalam waktu normal hingga perempat final. Di sisi lain, Spanyol tampil sangat solid karena belum sekali pun kebobolan dalam lima pertandingan.

Produktivitas Prancis dan Argentina juga sama-sama mencapai 14 gol sepanjang turnamen. Persaingan pencetak gol terbanyak pun semakin terbuka dengan Lionel Messi memimpin lewat delapan gol, diikuti Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang masing-masing telah mengoleksi tujuh gol.

Sumber: FIFA

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya