Liputan6.com, Jakarta - Saat live conference bersama Sapna Chadha, Vice President Google pada acara Google Marketing Live Asia Tenggara secara online, Google memberikan kemudahan bagi bisnis melalui kreator YouTube dengan menghubungkan Penelusuran berbasis AI dan YouTube.
Solusi ini memanfaatkan platform YouTube dalam bentuk video commerce demi mendorong proses pembayaran produk secara langsung dan terasa lebih lancar.
Advertisement
Disebutkan bahwa pengguna AI Overviews dan AI Mode di Asia Tenggara sekitar 80% lebih percaya diri dalam membuat keputusan karena bantuan fitur AI ini. Terutama pada Gen Z, dengan 86% menyatakan bahwa fitur ini membantu mereka mengatasi kelelahan dalam membuat keputusan.
“Seiring masyarakat menyadari betapa banyak hal yang dapat dilakukan Google Search untuk mereka, AI mengubah cara mereka menjelajah dan berbelanja, khususnya di Asia Tenggara. Kami memperkuat perubahan ini di Google Search sembari mempercepat kekuatan kreator YouTube untuk bermitra dengan bisnis dan membangun pengalaman belanja yang lebih baik,” ucap Sapna pada sesi media briefing via Gmeet, Selasa (7/7/2026).
Ia menambahkan, tidak ada platform lain yang dapat menghubungkan niat pembeli dan video commerce terpercaya seperti Google. Baik saat sebuah merek ingin membangun hubungan mendalam dengan kreator atau mendorong checkout langsung, ekosistem kami memenuhi setiap tujuan bisnis.
“Pada akhirnya, solusi pengukuran berbasis AI generasi berikutnya dari kami memastikan pengiklan memiliki kejelasan penuh atas metrik ROI mereka, sehingga membuat mereka tetap unggul dalam era baru perdagangan ini,” ucap Sapna memungkaskan.
Ekonomi digital kini berpusat pada video dan kreator, terutama di Asia Tenggara yang melonjak 5 kali lipat dari 2022 hingga 2025, berdasarkan hasil dari laporan e-Conomy 2025. Perkembangan ini juga mulai terjadi pada YouTube melalui Program Afiliasi YouTube Shopping.
Program tersebut membantu kreator untuk menandai (tag) produk secara langsung di dalam video, Shorts, dan siaran langsung mereka. Lebih dari 50% kreator yang memenuhi syarat telah mendaftar, total pembayaran untuk mereka pun melonjak hingga lebih dari 105% dari tahun ke tahun.
Kepercayaan penonton kepada kreator pun tumbuh melalui pergeseran ini, sehingga membuat YouTube menjadi platform yang dipercaya untuk melihat ulasan sebelum melakukan pembelian.
Demi membantu kreator memanfaatkan YouTube sebagai alat mengiklankan sebuah merek, hingga proses checkout akhir oleh penonton, Google memperkenalkan alat pengiklan yang sangat efisien.
Commerce Media Suite
Proses menemukan produk hingga akhirnya benar-benar membeli memang penuh hambatan. Hal ini menyebabkan keranjang belanja ditinggalkan begitu saja.
Commerce Media Suite membantu merek yang memiliki toko di marketplace untuk menempatkan iklan produk mereka di YouTube. Selain itu, juga dapat mengarahkan pembeli dengan minat beli tinggi langsung ke halaman pembayaran dengan lancar.
Dengan memanfaatkan pengalaman belanja real-time, marketplace dan merek dapat memberikan iklan yang sangat relevan kepada penonton saat mereka menonton YouTube.
Google saat ini sedang menguji coba solusi ini bersama Shopee, dan memberikan hasil yang kuat. Contohnya, merek kosmetik Maybelline berhasil mencapai peningkatan pendapatan tambahan sebesar 7,4% bersamaan dengan laba atas belanja iklan (ROAS) yang kuat.
Creator Partnerships Boost (Sebelumnya Dikenal Sebagai Partnership Ads)
Meskipun konten organik buatan kreator sangat menarik, jangkauan penonton hanya terbatas pada pengikut mereka.
Google mengatasi solusi ini dengan Creator Partnerships Boost, yang membantu merek mempromosikan video dari kreator YouTube sebagai iklan.
Dengan proses secara alamiah langsung dari akun milik kreator tersebut, iklan ini mengalir ke beranda pengguna, sehingga memungkinkan merek untuk memperluas jangkauan dan skala pemesanan. Selain itu, juga menghasilkan engagement lebih tinggi bagi para kreator.
Affiliate Partnerships Boost
Setiap hari, banyak kreator yang menandai produk di YouTube sebagai program Afiliasi. Demi memperluas skala ini, Google sedang menguji coba Affiliate Partnerships Boost dalam membantu marketplace memperluas jangkauan video berafiliasi sebagai iklan berbayar.
Dengan ini, akan memberikan dampak kepada marketplace untuk dapat menampilkan produk mereka di hadapan audiens yang jauh lebih luas. Sementara itu, kreator akan memperoleh pendapatan komisi baru ketika sebuah iklan menghasilkan penjualan.
Saat ini, Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah pertama yang menguji coba solusi ini bersama dengan Shopee.