Liputan6.com, Jakarta - Geely resmi memperkenalkan Galaxy TT, sedan istrik bergaya sport yang menyasar konsumen muda dengan desain fastback, teknologi pintar, serta daya jelajah yang kompetitif. Model ini menjadi tambahan terbaru dalam keluarga Geely Galaxy, dan dijadwalkan mulai dipasarkan di China pada Agustus 2026.
Disitat dari cnEVpost, Rabu (8/7/2026), Geely Galaxy TT mengusung bahasa desain baru dengan bagian depan tanpa grille, dipadukan lampu LED tipis yang memberikan kesan modern dan agresif.
Advertisement
Garis atap fastback mengalir hingga buritan, sementara gagang pintu model rata serta penggunaan sensor LiDAR di atap menegaskan kemampuan teknologi canggih yang dibawanya.
Sedan ini memiliki dimensi panjang 4.999 mm, lebar 1.919 mm, tinggi 1.479 mm, dan jarak sumbu roda mencapai 2.920 mm, sehingga menawarkan kabin yang lapang sekaligus proporsi yang sporty.
Masuk ke dalam kabin, Geely menghadirkan desain kokpit yang membungkus pengemudi dengan nuansa minimalis. Interiornya tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Mellow Red, Soft Sand, Misty Blue, dan Rock Black.
Tata letak kabin mengedepankan kenyamanan sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang modern melalui berbagai fitur digital dan sistem kecerdasan buatan yang menjadi salah satu daya tarik utama mobil ini.
Sektor jantung penggerak, Geely Galaxy TT ditawarkan dalam konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak semua roda (AWD). Varian RWD dibekali motor listrik bertenaga 245 kW atau sekitar 333 dk, sedangkan versi AWD menghasilkan tenaga gabungan hingga 425 kW atau sekitar 578 tk.
Pilihan Baterai Geely galaxy TT
Geely juga menyediakan tiga pilihan kapasitas baterai, yakni 52,5 kWh, 63,8 kWh, dan 75,2 kWh. Bergantung pada konfigurasi yang dipilih, sedan listrik ini mampu menempuh jarak 540 km, 640 km, 650 km, hingga maksimal 725 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
Meski spesifikasi utama sudah diumumkan, Geely masih menyimpan informasi mengenai harga resmi Galaxy TT hingga mendekati peluncuran pada Agustus mendatang.
Sebelumnya, mobil ini diproyeksikan mengisi segmen harga 160.000 hingga 200.000 yuan, atau sekitar Rp 392 juta hingga Rp 490 juta.