Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto selama 24 jam terakhir bergerak cenderung melemah. Dari 15 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mayoritas mencatatkan penurunan harga termasuk bitcoin (BTC), meski masih ada beberapa koin yang mampu bertahan di zona hijau.
Bitcoin (BTC) masih menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Namun, pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), XRP, Solana (SOL), hingga Dogecoin (DOGE). Sementara itu, beberapa aset seperti USD Coin (USDC), Tron (TRX), Zcash (ZEC), dan Monero (XMR) justru berhasil menguat.
Advertisement
Mengutip Coinmarketcap.com, Rabu (8/7/2026) Bitcoin (BTC) masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,27 triliun. Meski demikian, dalam perdagangan 24 jam terakhir harga Bitcoin turun 1,01% ke level US$ 63.400,83.
Di posisi kedua terdapat Ethereum (ETH) dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 214,35 miliar. Kripto terbesar kedua tersebut juga terkoreksi 1,54% dalam sehari sehingga diperdagangkan di kisaran US$ 1.771,41.
Stablecoin Tether (USDT) berada di peringkat ketiga dengan kapitalisasi pasar US$ 184,25 miliar. Harga USDT relatif stabil di US$ 0,9993 atau turun tipis sekitar 0,00% dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, Binance Coin (BNB) yang memiliki kapitalisasi pasar US$ 77,93 miliar ikut mengalami pelemahan. Harga BNB turun 1,43% menjadi US$ 577,49.
Berbeda dengan aset kripto lainnya, USD Coin (USDC) berhasil mencatatkan kenaikan tipis. Dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 73,25 miliar, harga USDC naik 0,01% ke posisi US$ 0,9999.
XRP hingga Dogecoin Didominasi Koreksi
Selanjutnya, aset kripto XRP menempati posisi keenam dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 69,63 miliar. Dalam 24 jam terakhir, harga XRP turun 2,80% ke level US$ 1,11. Di bawahnya terdapat Solana (SOL) yang memiliki kapitalisasi pasar US$ 47,06 miliar. Aset kripto ini melemah 1,50%sehingga diperdagangkan pada harga US$ 80,70.
Tron (TRX) menjadi salah satu aset yang mampu bertahan di zona positif. Dengan kapitalisasi pasar US$ 31,46 miliar, harga TRX naik 0,66% menjadi US$ 0,3315. Untuk Hyperliquid (HYPE) juga masih bertahan di jajaran 10 besar aset kripto dunia. Kapitalisasi pasarnya mencapai US$ 17,64 miliar, namun harga HYPE turun 2,07% menjadi US$ 69,26.
Sementara itu, Dogecoin (DOGE) mencatatkan pelemahan paling besar di kelompok ini. Dengan kapitalisasi pasar US$ 12,69 miliar, harga DOGE terkoreksi 3,15% ke level US$ 0,07419.
Zcash dan Monero Menghijau di Tengah Tekanan Pasar
Kemudian, aset kripto LEO menempati posisi ke-11 dengan kapitalisasi pasar US$ 8,61 miliar. Dalam perdagangan 24 jam terakhir, harga LEO turun tipis 0,35% menjadi US$ 9,35. Di sisi lain, aset kripto Zcash (ZEC) menjadi salah satu aset dengan kenaikan paling tinggi di daftar ini. Kapitalisasi pasarnya tercatat US$ 8,14 miliar, sementara harganya melonjak 6,39% menjadi US$ 484,63.
Stellar (XLM) juga masih berada di kelompok 15 besar aset kripto dunia dengan kapitalisasi pasar US$ 6,47 miliar. Namun, harga XLM melemah 5,45% menjadi US$ 0,1888. Untuk Cardano (ADA) mengikuti tren pelemahan pasar. Kripto dengan kapitalisasi pasar US$ 6,38 miliar itu turun 5,31% dalam sehari ke level US$ 0,1744.
Adapun Monero (XMR) berhasil menutup daftar 15 besar dengan kinerja positif. Berkapitalisasi pasar US$ 6,28 miliar, harga XMR menguat 3,46% menjadi US$ 334,81, menjadikannya salah satu aset yang mampu mencatatkan kenaikan di tengah dominasi pelemahan pasar kripto.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.