Liputan6.com, Jakarta - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menjelaskan kronologi kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Dia pun membatah adanya unsur kesengajaan dibakar.
Kebakaran bermula di hari Selasa (30/6/2026) sekira pukul 07.00 WIB, petugas UPT TPA Jatiwaringin mendengar adanya suara ledakan yang tidak terlalu besar, yang berasal dari area belakang TPA.
Advertisement
"Itu langsung direspons oleh petugas kami, dengan cara akan dilakukan penyiraman. Saat itu petugas melihat hanya ada satu titik, begitu mau disiram, angin besar karena sudah masuk jam 07.30 pagi " kata Maesyal kepada wartawan, Selasa (7/7/2026) .
Sehingga saat itu, api sudah menjalar ke titik-titik lainnya. Api membakar kertas lalu terbang, kardus terbakar dan terbang, begitu seterusnya membakar sampah-sampah dan menambah titik api baru.
"Saat itulah awalnya 10 armada Damkar diterjunkan, tapi sekarang sudah ada 50 armada," ucap Maesyal.
Hingga kini, petugas gabungan pun masih terus berjibaku menjinakan api dan mencegah titik api baru muncul. Sebab dikhawatirkan gas metan yang berasal dari bawah tumpukan sampah, memudahkan titik api baru muncul kembali.
Sampai petugas gabungan dari Damkar, BNPB dan Manggala Agni, membuat posko di atas gunungan sampah untuk berkordinasi ataupun sekedar beristirahat.