Prediksi Swiss vs Kolombia: Pertarungan 2 Kuda Hitam

Swiss dan Kolombia akan bertarung pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Vancouver.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 07 Juli 2026, 01:00 WIB
Swiss menantang Kolombia di 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyajikan duel sengit antara Swiss dan Kolombia. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (8/7/2026), pukul 03.00 WIB.

Swiss melaju ke fase gugur setelah mengalahkan Aljazair 2-0 di babak 32 besar, menunjukkan performa yang semakin solid setelah awal yang kurang meyakinkan di turnamen. Sementara itu, Kolombia juga tiba dengan catatan impresif, mencatatkan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan terakhir mereka di berbagai kompetisi.

Kedua tim telah menunjukkan ketahanan dan kemampuan untuk mengatasi tekanan, menjanjikan pertandingan yang penuh taktik dan intensitas tinggi di panggung global.


Perjalanan Impresif Swiss Menuju 16 Besar

Pemain Swiss Johan Manzambi berebut bola dengan pemain Aljazair Rayan Ait-Nouri (15) selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia antara Swiss dan Aljazair di Vancouver, British Columbia, Kamis, (02/07/2026). (AP Photo/Lindsey Wasson)

Tim asuhan Murat Yakin memulai kampanye Piala Dunia mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan Qatar. Namun, Swiss dengan cepat menemukan ritme permainan mereka, menggilas Bosnia dan Herzegovina 4-1 pada 18 Juni.

Pertandingan tersebut menjadi titik balik, di mana semua lima gol tercipta setelah menit ke-74, dengan Johan Manzambi dan Ruben Vargas yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mengubah jalannya laga.

Berkat penampilan gemilang tersebut, Pelatih Yakin memilih untuk menurunkan Manzambi dan Vargas sebagai starter dalam pertandingan grup terakhir. Swiss berhasil menundukkan salah satu tuan rumah bersama, Kanada, dengan skor 2-1, yang memastikan mereka lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup B.

Keterlibatan Manzambi (20 tahun) juga sangat terasa dalam kemenangan babak gugur melawan Aljazair, di mana ia memberikan assist untuk gol pembuka yang dicetak Breel Embolo pada menit ke-10.


Konsistensi Kolombia dan Tantangan Cedera

Pemain Kolombia Jhon Arias merayakan gol pertama timnya selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Kolombia dan Ghana di Stadion Kansas City di Kansas City, Missouri, Jumat (03/07/2026). (AFP/ Getty Images/ Carl Recine)

Kolombia, di bawah asuhan Nestor Lorenzo, menunjukkan performa yang tak kalah cemerlang. Mereka berhasil memuncaki Grup K dan melaju ke babak 32 besar. Di babak tersebut, Kolombia menyingkirkan Ghana dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi dorongan moral yang signifikan, mengingat Ghana sebelumnya mampu menahan imbang Inggris tanpa gol di fase grup.

Satu-satunya hasil imbang yang dicatatkan Kolombia dalam enam pertandingan terakhir adalah 0-0 melawan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo di pertandingan terakhir fase grup. Sebenarnya, Kolombia bisa saja meraih kemenangan jika gol Davinson Sanchez di waktu tambahan tidak dianulir karena offside.

Lanjut Baca:

Konsistensi pertahanan mereka juga patut diacungi jempol, dengan tiga clean sheet dalam tiga pertandingan terakhir dan hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia ini, yaitu saat menang 3-1 atas Uzbekistan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya