Danantara Indonesia Lanjutkan Proses Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

Danantara mengatakan, BUMN dalam ekosistem Danantara telah merampungkan laporan keuangan 2025.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 06 Juli 2026, 16:20 WIB
Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (31/10/2025). (Liputan6.com/Arief) 

Liputan6.com, Jakarta - Danantara Indonesia menyampaikan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan tahun buku 2025.

Sejalan dengan penyampaikan laporan keuangan itu, Danantara Indonesia turut menyampaikan sejumlah sorotan atas capaian kinerja sepanjang 2025 yang mencerminkan ketahanan, transformasi dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional.

Adapun highlight berikut merupakan beberapa contoh kinerja BUMN yang menunjukkan pertumbuhan positif pada April 2025 hingga April 2026.

Managing Director Stakeholders Management and Communications, Danantara Indonesia, Rohan Hafas menuturkan, pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia.

"Di luar entitas yang ditampilkan, masih terdapat berbagai BUMN lain yang juga mencatatkan perkembangan kinerja positif dan terus menjadi bagian dari agenda transformasi berkelanjutan Danantara Indonesia,” ujar dia dikutip dari keterangan resmi, Senin, (6/7/2026).

Selain mencatat peningkatan kinerja BUMN, Danantara Indonesia juga mulai merealisasikan mandat investasi melalui sejumlah investasi strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada 2025.

"Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang,” ujar Rohan.

Beberapa investasi strategis yang telah dijalankan antara lain pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global, serta proyek Waste-to-Energy (WTE) yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.

“Seluruh investasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, ia menuturkan, Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih beradadalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

Highlight Kinerja BUMN

Wisma Danantara Indonesia (Istimewa)

Beberapa Highlight Kinerja BUMN Periode April 2025 – April 2026*

Pertamina:

Posisi April 2026: Rp 24,9 triliun

Perubahan: Naik Rp 11 triliun (+80%)

Keterangan: Peningkatan laba

Pupuk Indonesia

Posisi April 2026: Rp 4,8 triliun

Perubahan: naik Rp 3,2 triliun (+202%)

Keterangan: peningkatan laba

Pelindo:

Posisi April 2026: Rp 1,5 triliun

Perubahan: naik Rp 900 miliar (+169%)

Keterangan: Peningkatan laba

Injourney:

Posisi April 2026: Rp 300 miliar

Perubahan: naik Rp 74 miliar (+33%)

Keterangan: peningkatan laba

BRI:

Posisi April 2026: Rp 21,2 triliun

Perubahan: naik Rp 2,8 triliun (+15%)

Keterangan: peningkatan laba

Bank Mandiri:

Posisi April 2026: Rp 21,3 triliun

Perubahan: naik Rp 2,5 triliun (+13%)

Keterangan: peningkatan laba

BNI:

Posisi April 2026: Rp 7,2 triliun

Perubahan: naik Rp 381 miliar (+6%)

Keterangan: peningkatan laba

Adhi Karya

Posisi April 2026: Rp 69 miliar

Perubahan: naik Rp 60 miliar (+667%)

Keterangan: peningkatan laba

 

 

 

 

Highlight Kinerja BUMN Lainnya

Krakatau Steel

Posisi April 2026: Laba Rp 635 miliar

Perubahan: dari rugi Rp 981 miliar

Keterangan: Turnaround pasca restrukturisasi dan capital support Danantara Asset Management (DAM)

Kimia Farma

Posisi April 2026: Laba Rp 108 miliar

Perubahan: dari rugi Rp 160 miliar

Keterangan: turnaround pasca restrukturisasi dan capital support DAM

Semen Indonesia:

Posisi April 2026: Laba Rp 106 miliar

Perubahan: dari rugi Rp 66 miliar

Keterangan: turnaround melalui transformasi bisnis doleh DAM

 

*Perbandingan menggunakan periode April 2025–April 2026 untuk mencerminkan satu tahun pertama sejak BUMN berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya