Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan KMP Aceh Hebat 2 sudah bisa beroperasi kembali melayani penyeberangan Banda Aceh-Sabang. KMP Aceh Hebat 2 sebelumnya sempat mengalami kebakaran usai ledakan di ruang mesin pada Juni 2026 lalu.
General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan, proses evaluasi dan pemeriksaan membolehkan KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi. Aspek keselamatan ditegaskannya menjadi prioritas utama.
Advertisement
"Kembalinya KMP Aceh Hebat 2 merupakan hasil dari proses pemeriksaan yang komprehensif oleh otoritas yang berwenang. Bagi kami, keselamatan tidak bisa ditawar. Kapal baru kembali melayani masyarakat setelah dinyatakan laik laut, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan layanan penyeberangan dengan rasa aman dan nyaman," ujar Andri, mengutip keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Senin (6/6/2026).
Adapun, KMP Aceh Hebat 2 telah menjalani pemeriksaan kelaiklautan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) bersama Marine Inspector KSOP Malahayati pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan keselamatan pelayaran dan siap kembali beroperasi mulai Minggu, 5 Juli 2026.
Jadwalnya, KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi mulai Minggu, 5 Juli 2026, dengan keberangkatan perdana pukul 08.00 WIB dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan, Sabang.
Senada, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan KMP Aceh Hebat 2. "Keselamatan merupakan nilai utama dalam setiap layanan ASDP. KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi setelah melalui proses pemeriksaan kelaiklautan dan dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan oleh otoritas yang berwenang," katanya.
"Kami berharap kehadiran kembali kapal ini semakin memperkuat konektivitas Banda Aceh-Sabang, mendukung mobilitas masyarakat, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa," imbuh Windy.
Terbakar Bulan Lalu
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkap kronologi kebakaran pada ruang mesin pada KMP Aceh Hebat 2. Kebakaran disebut bermula dari adanya ledakan pada pintu akses di ruang mesin.
GM ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan menerangkan, ledakan dan kebakaran di KMP Aceh Hebat 2 terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 11.13 WIB saat kapal berada dalam posisi sandar di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, setelah menyelesaikan proses bongkar muatan dari Pelabuhan Balohan, Sabang.
"Berdasarkan laporan awal, insiden diduga bermula dari ledakan pada sistem hidrolik pintu kedap air otomatis di ruang mesin," ungkap Andri dalam keterangan resmi, setelah dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat (12/6/2026).
Api Dikendalikan Dalam 4 Menit
Kemudian, awak kapal segera menjalankan prosedur keadaan darurat, melakukan upaya pemadaman, dan mengevakuasi korban. Berkat respons cepat awak kapal, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 3-4 menit sehingga tidak meluas ke area lainnya.
"ASDP menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak kapal, petugas pelabuhan, tim medis, Dinas Pemadam Kebakaran, KSOP, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan seluruh pihak yang bergerak cepat dalam penanganan kejadian ini," kata Andri.
Dia memastikan, ASDP terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam proses penanganan dan investigasi lebih lanjut, serta melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti insiden.
"Perusahaan berkomitmen mendukung seluruh proses yang diperlukan serta melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari upaya penguatan standar keselamatan operasional. Kami turut mendoakan agar seluruh korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas dengan baik," ujar Andri.