Liputan6.com, Jakarta - Sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, Indonesia rasanya mengalami musim panas berkepanjangan, terutama saat ini. Maka, parfum-parfum beraroma segar menjadi favorit banyak konsumen di Indonesia.
"Bisa saya bilang 75 persen parfum yang diminati pasar Indonesia memiliki karakter segar. Itu karena kondisi cuaca Indonesia yang cenderung panas dan lembab," kata Kamal Bhojwani, Direktur Utama PT Kharisma Sukses Persada selaku distributor parfum, ditemui di sela Jakarta X Beauty (JXB) 2026, Kamis, 2 Juli 2026.
Advertisement
"Sisanya bisa dibilang yang lebih kuat, lebih strong. Salah satu aromanya yang istilahnya eksklusif adalah aroma oud. Jadi kalau parfum-parfum Timteng itu sangat terkenal dengan parfum yang wangi-wangi oud gitu, yang kuat, yang tahan lama," sambung dia.
Terkait itu, Armaf, jenama parfum asal Uni Emirat Arab, merekomendasikan tiga koleksi pilihan yang dinilai cocok untuk iklim Indonesia. Pertama adalah Club De Nuit Bling.
Hadir dengan tampilan botol yang bold dan berkarakter, parfum itu menawarkan kejutan melalui komposisi aromanya yang segar dan energizing. Aroma citrus yang sparkling hadir sejak semprotan pertama, kemudian berkembang menjadi nuansa yang lebih lembut dengan sentuhan powdery di akhir.
"Karakternya yang fresh membuat parfum ini ideal digunakan saat beraktivitas di siang hari, namun tetap memiliki kesan elegan yang cocok menemani suasana malam," kata Kamal.
Aroma Mangga
Berikutnya adalah Odyssey Go Mango. Sesuai namanya, aroma mangga langsung tercium saat pertama kali parfum tersebut disemprotkan, mengingatkan pada aroma mangga kweni yang biasa dimakan.
Walau mangga merupakan aroma yang dicium pertama kali, top notes parfum tersebut ternyata terdiri dari lemon, jahe, bunga putih, dan lada merah muda. Di middle notes barulah ada mangga kayu kering, dan tonka bean, sedangkan base notes-nya terdiri dari amber, vanila, kayu guaiac, musk, dan aroma kacang.
Rekomendasi ketiga adalah Odyssey Ba Ha Mas. Menurut Kamal, parfum tersebut menarik untuk dicoba para pecinta aroma pantai dan suasana liburan. Perpaduan aquatic yang segar dengan aksen fruity menciptakan karakter aroma yang ringan, nyaman, dan mudah dinikmati. Kombinasi tersebut menghadirkan kesan bersih dan menyegarkan yang cocok digunakan sepanjang hari.
"Ketiga koleksi ini dirancang untuk pria maupun wanita yang menyukai aroma fresh, tropical,dan easy-to-wear. Karakternya yang ringan dan menyegarkan menjadikannya pilihan tepat untuk menemani aktivitas sehari-hari, liburan, maupun berbagai kegiatan outdoor di cuaca tropis," imbuhnya.
Tren Parfum Beraroma Buah Musim Panas 2026
Mengutip Elle, Minggu (5/7/2026), tren parfum musim panas 2026 disebut bersifat eksperimental, membawa penggunanya seolah ke tempat bercuaca hangat. Salah satu yang menonjol adalah parfum beraroma buah.
"Interpretasi yang sangat realistis dan berair ini menangkap tekstur, rasa asam, kematangan, dan kesegaran," kata Kara Kowalski, direktur pengembangan wewangian dan formula di Snif.
Hal senada disampaikan Gustavo Romero, pembuat parfum dan pendiri The Fragrance Alliance Network. Ia mengatakan para pembuat parfum bereksperimen dengan berbagai elemen buah, seperti 'getah ara hijau, kulit persik yang berbulu, daging mangga asin, buah-buahan tropis yang sedikit difermentasi, dan bahkan bubur jambu biji yang berair'.
Dua buah paling populer sebagai aroma parfum musim panas adalah persik dan stroberi, tambah Linda G. Levy, presiden The Fragrance Foundation. "Buah persik terlihat, berbau, dan terasa seperti musim panas. Rasanya seperti terkena sinar matahari, manis, dan tak tertahankan. Stroberi adalah salah satu aroma yang paling mampu membawa kita ke tempat lain dalam parfum," tambahnya. "Aromanya menyenangkan, aromatik, tajam, dan manis."
Aroma Quiet Luxury dan Bunga Peony
Tren parfum musim panas berikutnya berasal dari kategori Quiet Luxury. Parfum itu digambarkan sebagai aroma yang menempel di kulit, tetapi lebih lembut dan jauh lebih intim.
"Kemewahan baru bukanlah tentang tercium dari seberang ruangan; tetapi tentang menjadi tak tertahankan ketika seseorang sudah dekat dengan Anda," kata Romero.
"Kita melihat musk yang cerah, kayu yang lembut, struktur ambrox yang ringan, akord mineral, efek kulit yang hangat, musk laktonik, vanili asin, dan cendana transparan—[aroma-aroma ini] berkembang dengan panas tubuh daripada mengalahkannya," imbuh dia.
Di antara suhu yang sangat tinggi dan aroma yang lebih lembut, parfum ini berfungsi sebagai penyegar yang menyenangkan yang tetap meningkatkan suasana hati Anda tanpa mengganggu hidung orang lain. "Parfum yang intim dan dekat dengan kulit menciptakan sensasi wewangian yang menjadi bagian dari pemakainya, bukan hanya menempel di atasnya," tambah Romero.
Dari aroma bunga, peony disebut sebagai juaranya. Alasannya, bunga tersebut sedikit manis, namun aromatik secara dinamis. Aspek peony menambahkan rasa manis yang lembut dan ringan pada komposisi parfum, menciptakan aroma yang genit, cerah, dan mudah dipadukan dengan buah-buahan yang segar, musk yang lembut, atau bunga-bunga lainnya.