Rights Issue, Emiten BAJA Lepas 900 Juta Saham

PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mencari dana segar melalui rights issue.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Juni 2026, 19:07 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), perusahaan bergerak di industri penggilingan baja akan menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Dana hasil rights issue bakal dipakai untuk melunasi utang dan modal kerja.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (15/6/2026), perseroan menawarkan 900 juta saham baru dalam rangka rights issue. Jumlah saham yang ditawarkan itu 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya rights issue dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Bagi pemegang dua saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 27 Agustus 2026 berhak atas satu HMETD.

Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 500 per saham. Dengan demikian, perseroan akan memperoleh dana Rp 450 miliar.

Adapun bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham hasil rights issue, pemegang saham lama akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham maksimal 33,33% dari porsi kepemilikannya. Dalam pelaksanaan rights issue, PT Sarana Steel (pihak terafiliasi) dan Ibnu Susanto (salah satu emerging saham pengendali perseroan) akan menjadi pembeli siaga untuk membeli sisa saham maksimal 743,94 juta.

Perseroan akan memakai dana rights issue sekitar 98,96% untuk pembayaran seluruh utang perseroan kepada PT Sarana Steel dan sisanya sekitar 1,04% akan dipakai untuk modal kerja berupa pembelian bahan baku.

Pada penutupan perdagangan Senin, 16 Juni 2026, harga saham BAJA naik 28,57% menjadi Rp 162 per saham. Harga saham BAJA dibuka stagnan di Rp 126. Harga saham BAJA berada di level tertinggi Rp 168 dan terendah Rp 126 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.560 kali dengan volume perdagangan saham 88.416 saham. Nilai transaksi Rp 1,4 miliar.

Jadwal Rights Issue

Gerak saham di layar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB): 31 Maret 2026

Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD dari OJK: 13 Agustus 2026

Tanggal Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk Memperoleh HMETD: 27 Agustus 2026

Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right) :

Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 24 Agustus 2026

Pasar Tunai: 27 Agustus 2026

Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right) :

Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 26 Agustus 2026

Pasar Tunai: 28 Agustus 2026

Tanggal Distribusi Sertifikat Bukti HMETD: 28 Agustus 2026

Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 31 Agustus 2026

Periode Perdagangan HMETD: 31 Agustus 2026 – 4 September 2026

Periode Pendaftaran, Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD: 31 Agustus 2026 – 4 September 2026

Periode Distribusi Saham Hasil Pelaksanaan HMETD: 2 – 8 September 2026

Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan: 8 September 2026

Tanggal Penjatahan: 9 September 2026

Tanggal Pembayaran dari Pembeli Siaga: 9 September 2026

Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 11 September 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya