Kebakaran SD di Lampung, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Kebakaran hebat melanda bangunan SDN 14 Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Kamis siang (11/6/2026).

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 11 Juni 2026, 15:21 WIB
Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan kobaran api melalap bagian atap bangunan sekolah di Tulang Bawang, Lampung. (Liputan6.com/Dok Ist).

Liputan6.com, Lampung - Kebakaran hebat melanda UPT SDN 14 Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Kamis (11/6/2026), sekitar pukul 12.20 WIB. Tiga ruang kelas dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Video yang diterima Liputan6.com memperlihatkan kobaran api melalap bagian atap bangunan sekolah. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan deretan ruang kelas di bagian depan sekolah.

Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak cukup jauh. Suara warga yang merekam kejadian terdengar panik saat kobaran api semakin membesar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tulang Bawang Barat, Muhammad Cheri Sopian mengatakan, kebakaran terjadi saat kegiatan belajar mengajar telah selesai sehingga seluruh siswa sudah pulang ke rumah.

"Perkiraan kejadian sekitar pukul 12.20 WIB. Saat itu kegiatan belajar mengajar sudah selesai dan anak-anak sudah pulang," kata Cheri saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (11/6/2026).

Menurut dia, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api juga sudah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi sudah terkendali," ujarnya.

Cheri menjelaskan, terdapat tiga ruang kelas yang terbakar dalam peristiwa itu. Saat ini pihak sekolah bersama tim terkait masih melakukan asesmen untuk mendata kerusakan dan kerugian material.

"Kami masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang ada di dalam ruang kelas yang terbakar," ungkapnya.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama sekitar satu jam dengan bantuan dua armada pemadam kebakaran.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

"Kami tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kebakaran. Saat ini masih menjadi ranah kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan," tegasnya.

Disdikbud Tulang Bawang Barat juga mulai menyiapkan skema pembelajaran darurat agar proses belajar mengajar siswa tidak terganggu pascakebakaran.

"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak sekolah dan stakeholder terkait untuk menyiapkan kelas sementara agar kegiatan belajar tetap berjalan," kata Cheri.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya