IHSG Sesi Kedua Masih Melesat 2 Persen

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada sesi kedua perdagangan saham, Rabu, (10/6/2026).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 10 Juni 2026, 14:02 WIB
Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di zona hijau pada sesi kedua perdagangan saham, Rabu, (106/2026). Lonjakan IHSG itu di tengah nilai tukar rupiah yang masih menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan seluruh sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, saat dipantau pukul 13.49 WIB, IHSG naik 2,15% menjadi 5.870. Indeks saham LQ45 menanjak 2,7% menjadi 584. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Pada sesi kedua perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 5.939,35 dan level terendah 5.677,96. Sebanyak 536 saham menguat sehingga topang IHSG. 167 saham melemah dan 111 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.227.072 kali dengan volume perdagangan saham 34,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 21,7 triliun.

Kenaikan IHSG pada sesi kedua ini di tengah nilai tukar rupiah yang masih menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Posisi dolar AS berada di posisi 17.918.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,76%, sektor saham basic mendaki 1,87%, sektor saham industri melompat 1,88%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal melonjak 0,59%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,72%, sektor saham kesehatan menguat 0,53%. Kemudian sektor saham keuangan melompat 3,11%, sektor saham properti bertambah 2,76%, sektor saham teknologi menanjak 3,91%, sektor saham infrastruktur menanjak 1,42% dan sektor saham transportasi melambung 3,14%.

Pada awal sesi kedua perdagangan saham, saham BUMI melonjak 2,05% menjadi Rp 149 per saham. Harga saham BUMI dibuka stagnan di Rp 146 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 157 dan terendah Rp 142 per saham. Total frekuensi perdagangan 86.810 kali dengan volume perdagangan saham 60.686.540 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 909,3 miliar.

Gerak Saham

Sebelumnya, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (29/1/2026) pagi dibuka melemah 357,76 poin atau 4,30 persen ke posisi 7.962,79. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Harga saham DSSA melompat 11,85% menjadi Rp 755 per saham. Harga saham DSSA dibuka stagnan di Rp 675 per saham. Saham DSSA berada di level tertinggi Rp 825 dan terendah Rp 645 per saham. Total frekuensi perdagangan 104.707 kali dengan volume perdagangan saham 12.525.318 saham. Nilai transaksi Rp 953,9 miliar.

Harga saham PGEO menguat 1,19% menjadi Rp 850 per saham. Saham PGEO dibuka stagnan di Rp 840 per saham. Harga saham PGEO berada di level tertinggi Rp 880 dan level terendah Rp 835 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.657 kali dengan volume perdagangan saham 199.362 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,1 miliar.

Harga saham AMMN melemah 1,76% menjadi Rp 3.350 per saham. Harga saham AMMN dibuka naik 20 poin menjadi Rp 3.430 per saham. Saham AMMN berada di level tertinggi Rp 3.550 dan terendah Rp 3.320 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.800 kali dengan volume perdagangan saham 1.155.249 saham. Nilai transaksi Rp 395,1 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya