Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menjelaskan isu operasional sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berhenti sementara akibat dana dari BGN belum cair. Nanik menegaskan dana operasional dapur MBG sudah mulai dicairkan sejak Jumat pekan lalu.
"Ada yang hoaks, ada juga yang memang terkait kendala teknis. Semua sudah dicairkan mulai Jumat. Jadi memang ada beberapa yang cair pada Jumat, dan sebagian lagi dicairkan hari ini," kata Nanik usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Advertisement
Menurut dia, BGN telah mencairkan sekitar Rp5 triliun untuk operasional dapur MBG, termasuk di Aceh. Nanik menegaskan persoalan yang terjadi hanya bersifat teknis.
"Jadi kalau tidak salah kami mendapat laporan sekitar Rp 5 triliun dicairkan hari ini. Jadi tidak ada masalah, hanya masalah teknis saja," jelas Nanik.
SPPG Sejumlah Daerah Berhenti Operasi
Sebelumnya, beredar kabar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di sejumlah daerah berpotensi menghentikan operasional jika dana yang tersedia tidak mencukupi.
Program Makan Bergizi Gratis di sejumlah sekolah di Batam sempat dihentikan sementara pada Senin (8/6/2026). Penyebabnya diduga karena keterlambatan pencairan dana.
Meski demikian, program tersebut tetap berjalan di sejumlah sekolah lain yang dilayani dapur penyedia berbeda.
Selain di Batam, diperkirakan 20 hingga 30 persen dapur SPPG di Lampung juga tidak beroperasi sementara karena dana operasional belum cair.
Namun, Kepala SPPG di Lampung membantah isu yang menyebut program MBG dihentikan secara nasional. Program tetap berjalan dan hanya mengalami kendala administratif terkait proses pencairan anggaran.