Gejala Umum Orang Sakit Radang Usus Buntu

Orang selalu mengatakan sakit perut di kanan bawah bisa menjadi tanda radang usus buntu. Memang, usus buntu ditandai dengan nyeri di dekat

oleh Melly Febrida diperbarui 29 Nov 2013, 18:00 WIB
Orang selalu mengatakan sakit perut di kanan bawah bisa menjadi tanda radang usus buntu. Memang, usus buntu ditandai dengan nyeri di dekat pusat atau perut bagian atas atau bagian bawah. Kemudian rasa sakit itu semakin tajam ketika bergerak ke perut kanan bawah.

"Ini biasanya tanda awal, tapi itu hanya terjadi pada separuh kasus radang usus buntu," begitu tulis George Krucik, MD, MBA, dari University of Manitoba, Canada, seperti dikutip healthline, Jumat (29/11/2013).

Apendisitis (radang usus buntu) terjadi ketika usus buntu, kantong yang terletak di perut kanan bawah dan melekat pada awal usus besar meradang dan mengembangkan infeksi .

Berikut beberapa gejala klasik penyakit usus buntu:

  1. Kehilangan nafsu makan
  2. Mual atau muntah setelah sakit perut
  3. Pembengkakan perut
  4. Demam dan menggigil
  5. Sembelit atau diare dengan gas
  6. Sulit buang gas.

Menurut Mayo Clinic, gejala usus buntu biasanya meningkat sekitar 12 sampai 18 jam setelah infeksi. Rasa sakit secara bertahap akan meningkat dengan memburuknya radang.

Krucik menjelaskan, jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera menghubungi dokter. Jangan menunggu hingga Anda menjadi lebih baik.

"Jangan makan, minum, atau menggunakan obat nyeri, antisida, obat pencahar, atau bantalan pemanas, yang bisa menyebabkan usus buntu meradang," ujarnya.

Menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse (NDDIC), sebuah layanan dari National Institutes of Health (NIH), usus buntu merupakan penyebab operasi perut darurat dibandingkan kondisi medis lainnya.

Pengobatan untuk usus buntu bervariasi. Dalam kasus yang jarang terjadi , usus buntu bisa sembuh tanpa operasi . Pengobatan mungkin hanya melibatkan antibiotik dan makanan cair. Sedangkan banyak kasus membutuhkan operasi.

(Mel/*)



POPULER

Berita Terkini Selengkapnya