Jakarta Jazz Festival 2013 Kembali Digelar

Jakarta International Jazz Festival atau lebih dikenal dengan sebutan Jak Jazz akan kembali digelar di Istora Senayan, Jakarta.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Oktober 2013, 15:21 WIB
Citizen6, Jakarta: Jakarta International Jazz Festival atau lebih dikenal dengan sebutan Jak Jazz merupakan pelopor festival musik  jazz internasional di Indonesia. Tepatnya nanti pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, 18-19-20 Oktober 2013, Festival Jak Jazz 2013 akan kembali digelar, bertempat di  indoor dan outdoor Istora Senayan, Jakarta.

Dalam perjalanannya, Jak Jazz telah diselenggarakan sebanyak 13 kali dengan melibatkan ribuan musisi lokal dan mancanegara di lebih 20 negara-negara di Amerik, Eropa, dan Asia. Terakhir acara ini digelar di Istora Senayan Jakarta pada 2012. Festival ini juga telah ditonton oleh ratusan ribu penggemar musik serta melalui media-exposure yang selalu tinggi (baik iklan maupun liputan pemberitaan di media cetak dan elektronik) dicermati oleh jutaan masyarakat di seluruh Indonesia.

Jak Jazz 2013 adalah sebuah momentum kembalinya Jak Jazz dalam industri hiburan Indonesia dengan wajah dan konsep yang lebih fresh, yang dapat dinikmati oleh segmentasi penonton yang lebih luas. Adanya kolaborasi musisi Indonesia dan musisi asing, kolaborasi musisi senior dan yunior, dan adanya kelompok musik tradisional yang memainkan genre musik jazz menjadi nilai lebih Jak Jazz kali ini.

Salah satu misi Jak Jazz adalah menciptakan regenerasi musisi jazz muda dengan menampilkan musisi anak-anak dan dari kalangan komunitas jazz dari beberapa daerah di Indonesia. Yaitu dengan membuka kesempatan bagi mereka untuk tampil di pentas musik Jak Jazz yang berskala internasional.

Jak Jazz 2013 kali ini bekerjasama dengan World Wildlife Fund (WWF) yang saat ini sedang melaksanakan kampanye anti penangkapan ikan hiu (SOShark). Ternyata perairan Indonesia menjadi salah satu daerah penangkapan terbesar ikan hiu untuk konsumsi dunia – serta kampanye pengelolaan sampah (Zero Waste) dalam bentuk manajemen sampah organik dan non-organik.

Adapun para musisi yang diundang untuk tampil menyemarakkan Jakarta International Jazz Festival 2013, di antaranya adalah Ireng Maulana & Friends, Rene Van Helsdingen (Holland), Margie Segers, Jeremie Tordjman (France), Idang Rasjidi, Lica Cecato (Brazil), Indra Lesmana, Lewis Pragasam - Asia Beat - Richard Jackson (Malaysia / Usa), Kiboud Maulana, Xiong Lee (Malaysia), Ermy Kullit, Afronesia feat. Helga Violin (Africa / Hungaria), Mus Mujiono, Didiek SSS, Benny Likumahuwa, Oele Pattiselanno, Jeffry Tahalele, Barry Likumahuwa Project, dan ESQI: EF Syaharani & Queenfireworks.

Selain itu ada Lala  Suwages, Indro Hardjodikoro The Fingers, Once Mekel, Endah N Rhesa, Andre Harihandoyo, Otti Jamalus,‏ Yuyun Jazz Mint, Yance Manusama, Maera, Rio Moreno, Balawan Bifan Trion feat Didiet, Eramono Soekaryo, Matthew Sayersz, Shadu Band, Jilly Likumahuwa, Tohpati, Nita Aartsen feat. Yeppy Romero, Speak Easy, Witsqa, Harry Toledo, Cendy Luntungan, KSP Band, Rio Sidik Quintet, Sierra Soetedjo, Abdul & The Coffee Theory, dan lain-lain.

Untuk harga tiket regular Jak Jazz 2013 adalah Rp 400 ribu. Sedangkan  bagi para mahasiwa atau pelajar, Jak Jazz menyediakan harga khusus Rp 200 ribu-dengan menunjukkan kartu mahasiswa atau kartu pelajar. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Cyntia 0877 8906 6477 (jakjazzfestival@yahoo.com) dan Shanty 0817 0580 088. (Cyntia Keliat/Mar)

Cyntia Keliat adalah pewarta warga.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya