Krisis Superhero Wanita, Wonder Woman Jadi Prioritas DC-Warner

Karakter superhero wanita memang jarang diangkat ke layar lebar, kini Wonder Woman menjadi prioritas para pembuatnya.

oleh Rully Riantrisnanto diperbarui 09 Okt 2013, 10:30 WIB
Munculnya banyak film berjenis superhero belakangan ini memang menjadi kepuasan tersendiri bagi para pecinta komik bertemakan pahlawan yang memiliki kekuatan ajaib itu. Sebut saja karya adaptasi Marvel Comics yang belakangan sedang gencar seperti Iron Man, Spider-Man, hingga X-Men.

Tidak hanya Marvel Comics yang memiliki pahlawan super. Kita juga tahu di Amerika Serikat terdapat banyak superhero yang digarap oleh DC Comics. Contoh saja Batman dan Superman.

Batman sukses difilmkan melalui trilogi The Dark Knight (Batman Begins hingga The Dark Knight Rises). Sementara itu, Superman difilmkan kembali melalui Man of Steel yang tayang pada tahun ini.

Jika di Marvel Comics ada sebuah kelompok bernama The Avengers, maka di DC Comics terdapat sebuah regu yang dinamai Justice League. Selain Batman dan Superman, terdapat superhero lainnya di regu tersebut. Contoh saja The Flash, Wonder Woman, serta Green lantern.

Seperti banyak diketahui, film kolaborasi antara Batman dan Superman sedang digarap untuk tayang pada 2015 sebagai sekuel Man of Steel. Lantas bagaimanakah nasib tokoh-tokoh yang lain?

Kevin Tsujihara, sosok CEO Warner Bros yang berperan sebagai pengembang film superhero DC Comics, memiliki pendapatnya sendiri mengenai film-film baru DC Comics ke depannya. Ia kini sedang mengusahakan Wonder Woman sebagai prioritasnya. Sayangnya, masih belum ada rincian secara spesifik mengenai pernyataannya itu.

Dilansir dari The Hollywood Reporter melalui Cinema Blend, sang CEO sempat menyatakan di sebuah konferensi hukum dunia hiburan mengenai prioritas proyek Wonder Woman yang masih belum diketahui bakal seperti apa.

Sebagai salah satu eksekutif di Warner Bros, Kevin mencatat bahwa studionya memang kekurangan superhero di luar Batman dan Superman serta menganggapnya sebagai kehilangan sebuah kesempatan. Ia juga menyatakan bahwa ada beberapa rencana besar untuk menjadikan judul-judul DC Comics ke sebuah serial televisi. Pihaknya pun merasa bahwa Wonder Woman sangat perlu diangkat ke layar lebar atau televisi.

Pernyataan Kevin itu tidaklah mengherankan, mengingat beberapa tahun belakangan ini, tokoh superhero dari komik yang diangkat ke layar lebar selalu berjenis kelamin pria. Sementara itu, di Marvel Comics sendiri, hanya karakter Black Widow dan beberapa tokoh X-Men yang merupakan seorang wanita.

Sehingga, patut dimaklumi jika Warner Bros menganggapo hal ini sebagai kesempatan yang sangat besar untuk mengangkat tokoh superhero wanita ke layar lebar Hollywood. melalui Wonder Woman.

Sayangnya, jika Wonder Woman diangkat ke dalam serial televisi, pastinya bioskop hanya akan penuh dengan tokoh superhero pria. Ditambah lagi, film-film laga yang belakangan muncul, kebanyakan mengangkat tokoh-tokoh pria sebagai pemeran utama.

Akan tetapi, meskipun walau hanya diangkat melalui serial televisi, namun Wonder Woman diharapkan bisa muncul di layar lebar saat proyek film Justice League dimulai. Kini, para penggemar superhero DC Comics harus bersabar sambil menunggu penayangan 'Batman Vs Superman' pada 2015 mendatang.(Rul)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya