Peringatan Kesaktian Pancasila, Mengenang 7 Jenderal yang Gugur

Prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara Militer.

oleh Liputan6 diperbarui 01 Okt 2013, 15:29 WIB

Citizen6, Surabaya: Prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara Militer dengan Inspektur Upacara Pa Liason AL Kodam V/Brawijaya Kolonel Mar Suhariyono bertempat di lapangan upacara Makodam V/Brawijaya.

Upacara yang dilaksanakan pada Selasa (1/9/2013), tersebut sebagai wujud untuk mengenang kembali adanya tragedi Nasional yang populer dengan sebutan G 30 S/PKI pada tahun 1965 yang telah memakan korban gugurnya beberapa Jenderal TNI-AD dan seorang Pama TNI-AD akibat kejamnya ulah anggota PKI.

Selain itu peringatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa Indonesia yang telah gugur dalam menegakkan dan mempertahankan kedaulatan NKRI dari segala bentuk rongrongan serta penindasan para penjajah dan pemberontak yang menginginkan Indonesia hancur dan diisi oleh kehendak mereka yang salah satunya adalah menetapkan ideologi komunis di tanah Ibu Pertiwi.

Dengan gagalnya usaha kaum komunis yang juga disebut Gestok (Gerakan Satu Oktober) mereka tidak berhasil menanamkan ideologi komunisnya di Indonesia, maka tercetuslah kesepakatan Nasional bahwa pada tanggal 1 Oktober dikukuhkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, yang setiap tahunnya wajib diperingati oleh Bangsa Indonesia.

Upacara yang berlangsung sangat khidmat dan tertib tersebut juga dilakukan pembacaan Pancasila, UUD 1945 dan Ikrar. (Totok Sugiharto/Arn)

*Totok Sugiharto adalah pewarta warga.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya