Jubir Kemlu: 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore

Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang menegaskan pemerintah terus mengawal proses pemulangan para relawan.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 22 Mei 2026, 17:41 WIB
Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang pada Jumat (6/3/2026) di Jakarta, mengatakan bahwa seluruh pembahasan mengenai Dewan Perdamaian Gaza saat ini berada dalam status on hold. (Dok. Liputan6.com/Teddy Tri Setio Berty)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) yang sebelumnya ditahan otoritas Israel dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu sore.

Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, pemerintah terus mengawal proses pemulangan para relawan hingga seluruhnya kembali ke tanah air dengan aman.

“Sesuai arahan Menteri Luar Negeri, kami terus mengawal proses kepulangan para WNI relawan GSF hingga seluruhnya tiba kembali di Tanah Air dengan aman,” kata Yvonne dalam pesan singkat, Jumat (22/5/2026).

Ia menambahkan, Kemlu bersama perwakilan RI di luar negeri akan terus memantau setiap perkembangan guna memastikan seluruh proses perjalanan berjalan lancar.

“Para WNI dijadwalkan tiba hari Minggu sore. Kemlu akan terus memantau setiap perkembangan dan memastikan proses kepulangan berjalan lancar hingga para relawan tiba di tanah air,” ujarnya.

Sebelumnya, sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 sempat ditahan militer Israel setelah armada bantuan menuju Gaza dicegat di perairan internasional. Pemerintah Indonesia telah mengecam tindakan tersebut dan melakukan berbagai upaya diplomatik untuk membebaskan para relawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya