Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan melantik sebanyak 891 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Pelantikan tersebut mayoritas ditujukan bagi pejabat Eselon 3 dan Eselon 4.
"Bukan hanya Eselon 2, tapi lebih banyak Eselon 3 dan Eselon 4," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Advertisement
Menurut Pramono, pengisian jabatan dilakukan agar tidak ada lagi posisi kosong ataupun jabatan yang selama ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Dia menyebut bahwa kekosongan ratusan posisi dalam jabatan itu sudah terjadi sejak lama.
"Jadi saya memang berkeinginan semua jabatan itu jangan sampai ada idle dan ada kosong. Karena organisasi itu tercermin bagaimana berjalan dengan baik, sudah tidak ada lagi Plt," ucap dia.
Pramono menyampaikan, selama kepemimpinannya, setiap kekosongan jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta langsung diisi guna mencegah kekosongan pejabat definitif berlangsung lama.
"Dan hampir selama kepemimpinan saya tidak ada Plt lagi, semua begitu ada kekosongan jabatan itu langsung diisi," kata Pramono.
Pramono mengatakan, pelantikan sengaja digelar pada hari Rabu agar para aparatur sipil negara (ASN) yang dilantik menggunakan transportasi umum sekaligus mengenakan pakaian Betawi.
"Saya sengaja dalam melantik itu biasanya hari Rabu supaya ASN yang dilantik naik transportasi umum memakai identitas Betawi, ujung serong, encim, dan sebagainya," tandasnya.
Pramono Minta Kantor Kecamatan Jadi 'Rumah Rakyat'
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (19/5/2026). Dia meminta gedung baru tersebut menjadi “rumah rakyat” yang terbuka dalam memberikan pelayanan.
"Saya meminta kepada Pak Camat dan seluruh jajaran, walaupun tempatnya bagus, tetap harus menjadi rumah rakyat dan terbuka bagi masyarakat," kata Pramono.
Menurut dia, keberadaan kantor kecamatan harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan nyaman bagi warga.
"Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih baik kepada masyarakat. Karena kita tahu, Kebayoran Baru merupakan salah satu kawasan favorit di Jakarta Selatan," ucap Pramono.
Kantor Baru Kecamatan Kebayoran Baru
Peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru itu dilakukan bersamaan dengan peresmian Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa.
Ketiga fasilitas tersebut disebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat pelayanan publik, pengendalian banjir, konservasi air, dan penyediaan ruang terbuka warga.
Ada pun kantor Kecamatan Kebayoran Baru dibangun melalui skema kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Danayasa Arthatama dalam pemenuhan kewajiban fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum).
Gedung baru itu memiliki luas 3.357,62 meter persegi dengan lima lantai dan dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan masyarakat serta ruang penunjang untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan publik.
"Saya mengapresiasi kerja sama yang baik antara Pemerintah DKI Jakarta, dalam hal ini Pemerintah Kota Jakarta Selatan, dengan PT Danayasa Arthatama. Mudah-mudahan sinergi seperti ini terus bisa kita lanjutkan," jelas Pramono.