Rekomendasi Saham Hari Ini 20 Mei 2026: BMRI, MDKA, ADRO, ENRG, hingga BBNI

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi naik ke 6.450 secara teknikal. Berikut rekomendasi sahamnya.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 20 Mei 2026, 09:00 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan saham Rabu (20/5/2026). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan saham Rabu (20/5/2026).  Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG melemah 3,46% tetapi menariknya disertai aksi beli asing Rp 306 miliar pada perdagangan saham Selasa, 19 Mei 2026. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain saham MDKA, ADRO, MBMA, INCO dan DEWA.

“IHSG berpotensi short term teknikal rebound 6.450, tapi untuk sell on high karena masih berpotensi lanjut koreksi,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.200-6.300 dan level resistance 6.400-6.450.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Alamtri Resources Tbk (ADRO), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: BMRI, MDKA, ADRO, ENRG, BBNI, dan BRMS

  • BMRI Spec Buy dengan area beli di 4100-4130, cutloss di bawah 4090. Target dekat di 4170-4200.
  • MDKA Spec Buy dengan area beli di 2460-2500, cutloss di bawah 2460. Target dekat di 2560-2620.
  • ADRO Buy on Weakness dengan area beli di 2280-2330, cutloss di bawah 2250. Target dekat di 2350-2390.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1465, cutloss di bawah 1420. Target dekat di 1500-1530.
  • BBNI Spec Buy dengan area beli di 3800-3810, cutloss di bawah 3780. Target dekat di 3870-3920.
  • BRMS Spec Buy dengan area beli di 650-670, cutloss di bawah 650. Target dekat di 685-705. 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG 19 Mei 2026

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Selasa, (19/5/2026). IHSG hari ini melemah di tengah mayoritas sektor saham tertekan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 3,46% menjadi 8.370,67. Indeks saham LQ45 tergelincir 2,5% menjadi 634,82. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.635,12 dan level terendah 6.323,26. Sebanyak 612 saham melemah sehingga bebani IHSG. 112 saham menguat dan 94 saham diam di tempat.

 

Sektor Saham

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total frekuensi perdagangan saham 2.804.569 kali dengan volume perdagangan saham 46,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.706.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham kesehatan. Sektor saham kesehatan naik 0,55%. Sektor saham energi turun 6,94%, sektor saham basic susut 7,3%, sektor saham industri melemah 4,54%.

Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 2,64%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 3,34%, sektor saham keuangan melemah 2,07%. Selanjutnya sektor saham properti terperosok 1,88%, sektor saham teknologi melemah 0,74%, sektor saham infrastruktur turun 4,13%, dan sektor saham transportasi terpangkas 6,5%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya