Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan anggaran untuk mobil khusus yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto tersedia.
“Apakah anggaran untuk mobil khusus presiden tersedia? Ada pasti kalau dia minta,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantor DJP, Senin (18/5/2026).
Advertisement
Menurut dia, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu arahan lebih lanjut terkait pengadaan mobil khusus tersebut. Namun hingga kini, belum ada permintaan resmi maupun instruksi langsung dari Presiden Prabowo.
“Tapi kan belum ada permintaan resmi. Saya baru dengar waktu Pak Prabowo bilang kemarin. Belum ada dalam bentuk perintah,” imbuhnya.
Purbaya menuturkan, kebutuhan anggaran untuk kendaraan baru ini berbeda dengan mobil Maung yang sebelumnya didesain tertutup. Kali ini, Presiden Prabowo disebut menginginkan kendaraan dengan konsep lebih terbuka dan dilengkapi kaca transparan, sehingga dirinya tetap dapat terlihat oleh masyarakat tanpa perlu turun dari mobil.
“Dia (Presiden Prabowo) maunya gini, kalau Maung kan ketutup, nah dia maunya kelihatan berdiri, tapi duduk. Begitu-begitu, biar dia nggak capek, kan,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad (Persero) merancang mobil kepresidenan khusus dengan kaca transparan agar dirinya dapat terlihat rakyat, baik saat duduk maupun berdiri di dalam kendaraan.
Permintaan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang secara simbolis digelar di Desa Nglawak, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Presiden dengan Desain Khusus
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad (Persero) untuk membuat desain mobil khusus Presiden Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026.
Prabowo awalnya mengaku terharu dan senang melihat antusias masyarakat daerah yang ingin bersalaman dengannya.
"Saya sekarang, saya sekarang senang, terharu saya ke daerah-daerah. Tapi, terus saja saya kasih tahu Anda, ya, cukup melelahkan juga. Karena rakyat begitu banyak keluar jalan, masa presiden di dalam, di dalam kendaraan. Kan, enggak lucu," kata Prabowo saat memberikan sambutan, Sabtu.
Dia pun akhirnya berdiri melalui sunroof atau atap mobilnya untuk menyalami masyarakat. Terlebih, masyarakat rela menunggu berjam-jam di bawah terik matahari untuk melihat dan bersalaman dengan Prabowo.
"Terpaksa aku berdiri, benar enggak? Benar? Aku berdiri, si rakyat kita itu, mau kasih tangan. Masa kita enggak kasih tangan? Jadi aku coba kasih tangan. Tapi, aduh, ini memang, rakyat Jawa Timur, ya, tangannya itu, keras-keras. Rupanya, rupanya Jawa Timur banyak petaninya, ya, Bu, ya?" tuturnya.
"Ibu, emak-emaknya juga keras tangannya. Habis dua, tiga kali kunjungan, aduh, harus pakai minyak khusus aku. Tapi, itulah risiko. Saya bilang, mereka tunggu berjam-jam di matahari. Ya, kan?" sambung Prabowo.
Tetap Semangat Menyapa Rakyat
Untuk itu, Prabowo meminta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit Santosa untuk mendesain mobil khusus kepresidenan. Prabowo ingin mobil tersebut memakai kaca ada kursi sehingga masyarakat dapat mudah melihatnya serta menyalaminya.
"Ini saya lagi mikir, minta, Pindad mana itu, Profesor Sigit? Ada Sigit? Enggak ada? Coba didesain, mobil khusus, untuk presiden, pakai kaca gitu, yang ada kursi, tapi kelihatan aku berdiri gitu, loh," jelas Prabowo.
Prabowo melempar candaan bahwa dirinya sudah berusia 75 tahun. Meski begitu, dia tetap semangat bertemu dan menyapa masyarakat.
"Boleh, dong. Hah? Eh, gue ini udah 75 tahun, nih. Gila. Tapi aku kasihan, rakyat nunggu lama, ya. Ini sakit. Tapi, saya semangat," pungkas Prabowo.