Nilai tukar rupiah masih belum beranjak dari level 10 ribu per dolar AS, meski kemarin sempat ditutup menguat di level 10.045 per dolar AS. Hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran 10.050-10.100 per dolar AS.
Analis dari Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih dalam ulasannya mengatakan, pasar Asia kemungkinan naik pada hari ini seiring pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Ben Bernanke.
Dalam pernyataan di depan anggota senat, Bernanke mengatakan kemungkinan adanya penundaan penurunan besaran program stimulus AS atau quantitative easing (QE) III.
"Kenaikan tersebut juga terlihat dari indeks futurenya," ujar Lana.
Data kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukan, rupiah dalam tiga hari terakhir terus bergerak di level 10 ribu per dolar AS. Pertama kali dolar masuk level psikologis tersebut pada Senin, 15 Juli 2013 ketika bertengger di level 10.024 per dolar AS.
Selanjutnya dolar terus melemah ke level 10.036 dan kemarin diperdagangkan di posisi 10.040 per dolar AS.(Shd)
Analis dari Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih dalam ulasannya mengatakan, pasar Asia kemungkinan naik pada hari ini seiring pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Ben Bernanke.
Dalam pernyataan di depan anggota senat, Bernanke mengatakan kemungkinan adanya penundaan penurunan besaran program stimulus AS atau quantitative easing (QE) III.
"Kenaikan tersebut juga terlihat dari indeks futurenya," ujar Lana.
Data kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukan, rupiah dalam tiga hari terakhir terus bergerak di level 10 ribu per dolar AS. Pertama kali dolar masuk level psikologis tersebut pada Senin, 15 Juli 2013 ketika bertengger di level 10.024 per dolar AS.
Selanjutnya dolar terus melemah ke level 10.036 dan kemarin diperdagangkan di posisi 10.040 per dolar AS.(Shd)