Liputan6.com, Kathmandu - Operasi penerbangan di Bandara Internasional Tribhuvan, Nepal, sempat dihentikan selama 98 menit pada Senin pagi setelah terjadi insiden pada pesawat milik Turkish Airlines saat berada di area landasan.
Asisten Juru Bicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Gyanendra Bhul, mengatakan bandara ditutup mulai pukul 06.34 waktu setempat setelah muncul kebakaran pada roda pendaratan utama sisi kanan pesawat. Operasi penerbangan kembali normal pada pukul 08.12.
Advertisement
Pesawat berbadan lebar milik Turkish Airlines itu berhenti di Taxiway Bravo usai insiden terjadi. Menurut pejabat bandara, sekitar 30 persen badan pesawat berada di taxiway, sementara sisanya masih berada di landasan pacu, sehingga seluruh penerbangan domestik maupun internasional terpaksa dihentikan sementara.
Sebanyak 288 orang berada di dalam pesawat tersebut, termasuk 11 awak kabin. Informasi awal menunjukkan ban pada roda pendaratan utama kanan pesawat mengalami kebakaran, demikian dikutip dari laman Kathmandu Post, Senin (11/5/2026).
Pihak berwenang menyebut sejumlah kemungkinan penyebab insiden masih diselidiki, termasuk pendaratan keras, masalah tekanan ban, atau gangguan teknis lainnya.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi menggunakan seluncuran darurat. Berdasarkan laporan maskapai kepada otoritas bandara, dua penumpang mengalami luka ringan pada bagian jari saat proses evakuasi berlangsung.
Setelah insiden itu, pesawat langsung dihentikan operasinya untuk pemeriksaan teknis lebih lanjut. Turkish Airlines juga telah menyiapkan akomodasi hotel bagi penumpang yang tertahan di Kathmandu.
Otoritas bandara menyatakan pihaknya tengah menyiapkan penerbangan alternatif bagi penumpang yang memiliki kebutuhan perjalanan mendesak.
Sementara itu, tim perawatan, perbaikan, dan perombakan pesawat akan melakukan investigasi teknis di lokasi. Departemen Standar Keselamatan Penerbangan Otoritas Penerbangan Sipil Nepal juga membuka penyelidikan resmi terkait insiden tersebut.
“Kami telah memulai penilaian teknis secara rinci atas insiden ini,” kata Bhul.
Turkish Airlines saat ini mengoperasikan lima penerbangan setiap pekan dari Istanbul menuju Nepal.