Direktur dan Komisaris Beli Saham AKRA, Ini Rinciannya

Direktur dan komisaris PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) kompak membeli saham AKRA di bawah harga pasar pada 6 Mei 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 11 Mei 2026, 06:00 WIB
Sejumlah direktur dan komisaris PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah kepemilikan saham AKRA pada 6 Mei 2026.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah direktur dan komisaris PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah kepemilikan saham AKRA pada 6 Mei 2026. Tujuan menambah kepemilikan saham AKRA itu untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (11/5/2026), Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo membeli 12.000.000 saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham pada 6 Mei 2026. Dengan demikian, nilai pembelian saham Rp 5,98 miliar.

Setelah transaksi, ia memiliki 1,119% saham AKRA atau setara 224.604.600 saham AKRA dari sebelumnya 1,059% atau setara 212.604.600 saham AKRA.

Selain itu, Presiden Komisaris PT AKR Corporindo Tbk, Soegiarto Adikoesomo membeli 6.000.000 saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Nilai transaksi pembelian saham AKRA itu Rp 2,99 miliar. Setelah transaksi itu, ia memiliki 0,75% saham AKRA atau setara 151.267.000 saham AKRA. Sebelumnya ia menggengam 0,72% atau setara 145.267.000.

Selanjutnya, Direktur PT AKR Corporindo Tbk Mery Sofi membeli 12.000.000 saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Nilai pembelian saham AKRA sebesar Rp 5,98 miliar. Mery Sofi sebelumnya memiliki saham AKRA sebesar 0,041% atau setara 8,30 juta saham AKRA. Setelah pembelian saham AKRA, Mery Sofi mengenggam 0,101% saham AKRA ataus etara 20,30 juta saham.

Kemudian Direktur PT AKR Corporindo Tbk Termurti Tiban membeli 2,4 juta saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Jadi nilai pembeli saham itu sekitar Rp 1,19 miliar.

Setelah pembelian saham AKRA itu, Termurti Tiban mengenggam 4,05 juta saham AKRA atau setara 0,02%. Ia sebelumnya memiliki 0,008% saham AKRA atau setara 1,65 juta saham AKRA.

Direktur PT AKR Corporindo Tbk Nery Polim juga membeli 3,6 juta saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Total nilai pembelian saham AKRA sekitar Rp 1,79 miliar.

Setelah transaksi, Nery Polim memiliki 0,033% saham AKRA atau setara 6,56 juta saham dari sebelumnya 0,015% atau 2,96 juta saham.

 

Transaksi Pembelian Saham AKRA

Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Selanjutnya Direktur PT AKR Corporindo Tbk Suresh Vembu membeli 2,4 juta saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Nilai transaksi pembelian saham AKRA Rp 1,19 miliar. Setelah transaksi pembelian saham, Suresh Vembu memiliki 5,21 juta saham AKRA atau setara 0,026%. Sebelumnya, ia mengenggam 2,81 juta saham AKRA atau setara 0,014%.

Lalu Direktur PT AKR Corporindo Tbk Bambang Soetiono membeli saham AKRA sebanyak 6 juta saham dengan harga Rp 499 per saham. Nilai transaksi pembelian saham itu sekitar Rp 2,99 miliar.

Setelah transaksi pembelian saham AKRA, Bambang memiliki 0,069% saham AKRA atau setara 13,78 juta saham. Sebelumnya, Bambang mengenggam 7,78 juta saham AKRA atau setara 0,039%.

Lalu Direktur PT AKR Corporindo Tbk Jimmy Tandyo membeli 12 juta saham AKRA dengan harga Rp 499 per saham. Nilai pembelian saham AKRA itu sekitar Rp 5,98 miliar. Setelah transaksi pembelian saham itu, Jimmy mengenggam 0,289% saham AKRA atau setara 58 juta saham. Sebelumnya, ia memiliki 46 juta saham AKRA atau setara 0,229%.

Adapun transaksi pembelian saham yang dilakukan oleh direksi dan komisaris AKRA dilakukan untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.

 

Penutupan Saham AKRA 8 Mei 2026

Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 8 Mei 2026, harga saham AKRA ditutup turun 2,6% menjadi Rp 1.500 per saham. Saham AKRA dibuka naik 10 poin menjadi Rp 1.550 per saham dari harga sebelumnya Rp 1.540. Harga saham AKRA berada di level tertinggi Rp 1.555 dan terendah Rp 1.485 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.257 kali dengan volume perdagangan saham 96.182 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,5 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya