Liputan6.com, Jakarta - Jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Kamis, 30 April 2026. Ada sebanyak 12 kelompok terbang atau kloter yang bakal berangkat pada hari pertama.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Faisal Ihsan menyatakan, seluruh persiapan penyambutan jemaah telah rampung.
Advertisement
"Data yang kami miliki Insyaallah ada 12 kloter yang akan berangkat dari Madinah ke Makkah," ujarnya usai apel pagi di Kantor Daker Makkah, Rabu (29/4/2026).
Kloter pertama yang diberangkatkan adalah YIA 01 dari Embarkasi Yogyakarta, disusul JKG 01 dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede. Rombongan YIA 01 dijadwalkan berangkat pukul 07.00, waktu Arab Saudi, dan tiba di Makkah sekitar pukul 13.00.
Adapun pemberangkatan jemaah menggunakan bus antarkota sesuai standar operasional yang berlaku. Otoritas Arab Saudi menetapkan jadwal keberangkatan dimulai paling awal pukul 07.00 dan tidak melewati pukul 18.00, waktu setempat.
Setibanya di Makkah, jemaah tidak langsung turun dari bus. Petugas sektor bersama pihak syarikah akan memverifikasi identitas sebelum proses penurunan jemaah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga bakal memberi arahan langsung di dalam bus terkait prosedur kedatangan.
Tahapan dan Daftar Kloter
Distribusi kunci kamar dilakukan melalui ketua rombongan setelah diterima dari petugas sektor. Jemaah kemudian diarahkan menuju kamar masing-masing untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib usai mengambil miqat di Bir Ali.
Petugas khusus bagasi menangani seluruh koper jemaah hingga ke kamar hotel. Jemaah langsung menuju kamar tanpa perlu mengurus barang bawaan.
Pergeseran ini menjadi bagian dari tahapan menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Petugas memastikan layanan akomodasi, transportasi, dan pendampingan berjalan optimal untuk menyambut kedatangan jemaah di Makkah.
Adapun daftar kloter hari pertama ke Makkah pada Kamis, 30 April 2026 adalah sebagai berikut:
1. YIA 01 (Yogyakarta) – Sektor 7
2. JKG 01 (Jakarta-Pondok Gede) – Sektor 7
3. KNO 01 (Medan-Kualanamu) – Sektor 6
4. PLM 01 (Palembang) – Sektor 6
5. KJT 01 (Kertajati) – Sektor 8
6. LOP 01 (Lombok) – Sektor 4
7. SOC 01 (Solo) – Sektor 2
8. BTH 01 (Batam) – Sektor 2
9. UPG 01 (Makassar) – Sektor 2
10. JKS 01 (Jakarta-Bekasi) – Sektor 9
11. JKG 02 (Jakarta-Pondok Gede) – Sektor 7
12. UPG 02 (Makassar) – Sektor 2