Liputan6.com, Jakarta - Tim di balik dompet Web3 populer untuk ekosistem Cardano mengeluarkan peringatan serius setelah munculnya versi palsu dari platform mereka di toko aplikasi besar. Lace, dompet Web3 yang dikembangkan khusus untuk ekosistem Cardano, mengingatkan komunitasnya terkait aksi phishing yang saat ini menargetkan pengguna mobile.
Dikutip dari U.Today, Rabu (22/4/2026), dalam peringatan yang diunggah melalui akun resmi Lace di X (sebelumnya Twitter), disebutkan bahwa pelaku kejahatan telah menyebarkan aplikasi palsu yang menyamar sebagai wallet tersebut di Apple App Store dan Google Play.
Advertisement
Langkah ini dinilai berbahaya karena berpotensi menipu pengguna yang tidak waspada, terutama mereka yang baru mengenal dunia kripto.
Aplikasi palsu tersebut diketahui terdaftar dengan nama pengembang “SK App Technology.”
Modus seperti ini bukan hal baru dalam dunia kripto. Penipu kerap membuat aplikasi wallet palsu untuk mengelabui pengguna agar mengunduh aplikasi tersebut dan memasukkan data sensitif mereka.
Biasanya, korban akan diminta memasukkan seed phrase atau frasa pemulihan. Padahal, data tersebut adalah kunci utama untuk mengakses aset kripto.
Begitu pengguna memasukkan frasa tersebut ke dalam aplikasi palsu, pelaku dapat dengan cepat menguras seluruh aset digital korban tanpa bisa dicegah.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Fakta Penting: Aplikasi Resmi Belum Ada
Hal paling penting yang harus diperhatikan pengguna adalah: aplikasi mobile resmi Lace saat ini belum tersedia.
Lace dikembangkan oleh Input Output Global (IOG), perusahaan utama di balik pengembangan jaringan Cardano dan Midnight.
Saat ini, Lace hanya tersedia dalam bentuk ekstensi browser desktop untuk Chrome, Brave, dan Firefox.
Meski versi mobile sudah masuk dalam rencana pengembangan, aplikasinya belum dirilis ke publik.
Tim Lace menegaskan,"Aplikasi mobile resmi kami BELUM dirilis. Kami akan mengumumkannya pertama kali melalui kanal resmi."
Pengguna pun diminta untuk tetap waspada dan mengabaikan seluruh aplikasi yang mengatasnamakan Lace di toko aplikasi.
Sebagai langkah aman, pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi melalui situs resmi Lace serta menunggu pengumuman resmi terkait peluncuran versi mobile.