Pemkot Makassar Tangani Sampah di Titik Rawan hingga Perbatasan Gowa, Jaga Kebersihan Lingkungan

Pemkot Makassar terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin, pembersihan saluran air, dan penanganan sampah.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 20 April 2026, 03:05 WIB
Koordinasi pihak Kecamatan Manggala Makassar dengan pihak Kelurahan Pacinongang Gowa untuk melakukan upaya membersihkan lingkungan secara kolaboratif, Minggu (19/4/2026). (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Pemkot atau Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin, pembersihan saluran air, dan penanganan sampah di titik-titik rawan pembuangan sampah hingga ke area perbatasan Kabupaten Gowa.

"Menjalankan program kebersihan wilayah sesuai arahan Pak Wali Kota. Kami di Kecamatan Manggala, ada giat kerja bakti menjaga kebersihan wilayah adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan sehat," ujar Camat Manggala Ahmad di Makassar, melansir Antara, Minggu (19/4/2026).

Dia mengatakan, Kecamatan Manggala merupakan wilayah di Makassar yang berbatasan langsung dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa (Antang). Karena lokasinya tersebut, warga setempat sering kali mendapatkan dampak lingkungan.

"Sehingga, pemerintah kota memberikan prioritas dalam bentuk tambahan kuota program iuran sampah gratis dan perhatian khusus terkait pengelolaan sampah, termasuk rencana pengembangan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)," ucap Ahmad.

Dalam aksi menjaga lingkungan, lanjut dia, kegiatan pembersihan dilakukan pihak Kecamatan Manggala, tidak hanya difokuskan di tingkat kelurahan dan RT/RW, tetapi juga menjangkau wilayah perbatasan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

 

Jalin Koordinasi dengan Pihak Lainnya

Ahmad mengatakan, melalui Lurah Bangkala, Pemerintah Kecamatan Manggala menjalin koordinasi dengan Kelurahan Pacinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Upaya ini, kata dia, dilakukan untuk memastikan penanganan sampah dapat dilakukan secara terpadu.

"Kami tindak lanjuti dengan koordinasi bersama Lurah Bangkala. Saya juga turun langsung meninjau lokasi hingga malam hari untuk memastikan batas wilayah," ucap Ahmad.

Menurut dia, upaya kolaboratif lintas wilayah serta pendekatan persuasif yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Manggala diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Ia menambahkan, komunikasi intensif juga dilakukan dengan Lurah Pacinongang beserta jajarannya. Hasilnya, lanjut Ahmad, kedua wilayah sepakat menggelar kerja bakti bersama guna menuntaskan persoalan sampah di perbatasan tersebut.

"Dalam proses pembersihan, Pemerintah Kecamatan Manggala turut memanfaatkan alat berat berupa ekskavator yang dipinjam dari warga di Kelurahan Bangkala. Penggunaan alat berat dinilai mempercepat proses pengangkutan sampah ke armada pengangkut," kata dia.

"Kalau hanya mengandalkan tenaga manual tentu membutuhkan waktu lama. Alhamdulillah, dengan bantuan ekskavator, sekitar 10 armada truk sampah berhasil diangkut dan lokasi kini sudah bersih," tandas Ahmad.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya