Tebing Longsor Timpa Perumahan di Sukabumi, 1 Orang Tewas Tertimbun Material Tembok

Longsor melanda kawasan Perumahan Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 16 April 2026, 20:53 WIB
Penampakan rumah yang jebol tertimpa longsor di perumahan Gria Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Sukabumi. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Liputan6.com, Sukabumi - Bencana tanah longsor melanda kawasan Perumahan Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis sore (16/4/2026). Peristiwa yang dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi ini mengakibatkan satu unit rumah rusak berat dan merenggut nyawa seorang penghuni rumah berinisial AN (30).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia setelah tertimbun material tembok yang jebol akibat dorongan tanah.

"Kami tadi sedang dalam perjalanan kembali dari kunjungan kerja, lalu mendapat informasi terjadi longsor di Sukalarang. Kami langsung mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi korban, dan ternyata korban sudah dinyatakan meninggal dunia," ujar Eki saat memberikan keterangan di RSUD R Syamsudin Sh, Kamis (16/4/2026) malam.

Eki menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.

"Kami segenap jajaran Pemda Sukabumi mengucapkan belasungkawa yang sangat mendalam kepada suami dan keluarganya. Semoga almarhumah diterima iman Islamnya dan keluarga diberikan ketabahan," tambahnya.

Evaluasi Kawasan Rawan

Berdasarkan pengamatan awal di lokasi kejadian, BPBD menyoroti posisi bangunan rumah yang berada di zona sangat rawan karena berhimpitan langsung dengan lereng.

"Informasi sementara, longsor terjadi akibat tebing di belakang rumah yang memang sangat berdekatan dengan bangunan. Hal ini harus diteliti dan di mitigasi kembali. Kami melihat posisi rumah-rumah di sana, berdasarkan laporan P2BK, memang sangat berdempetan dengan tebing," jelas Eki.

Menanggapi kejadian ini, BPBD berencana memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan audit keselamatan di area perumahan tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimcam dan juga pihak pengembang. Kita harus duduk bersama agar bisa menyelesaikan ataupun meminimalisir kejadian-kejadian susulan di masa depan," tegasnya.

 

Waspada Longsor Susulan

Mengingat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Sukabumi, Eki meminta warga yang tinggal di zona serupa untuk lebih proaktif dalam menjaga keselamatan diri, terutama saat hujan turun dalam waktu lama.

"Kami menghimbau kepada warga yang rumahnya sangat berdekatan dengan tebing untuk selalu waspada. Apabila terjadi hujan deras, kalau bisa rumah yang posisinya sangat berbahaya itu ditinggalkan dulu sementara waktu demi keselamatan jiwa," ungkapnya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Warga diminta tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya