Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50%, Ini Syaratnya

PLN menghadirkan program diskon tambah daya listrik untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat terutama hadapi WFH.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 16 April 2026, 12:30 WIB
PT PLN (Persero) menghadirkan program diskon tambah daya listrik 50% "Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar". (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) menghadirkan program diskon tambah daya listrik 50% "Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar". Program diskon ini untuk mendukung penerapan Work From Home (WFH) di masyarakat menyusul terbitnya kebijakan pemerintah terkait hal tersebut.

Promo yang berlangsung mulai 15-28 April 2026 ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal mulai dari 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin melakukan penambahan daya hingga 7.700 VA.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menuturkan, momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat. Untuk itu, perseroan menghadirkan program ini guna memberikan kenyamanan masyarakat, sehingga dapat beraktivitas secara optimal dari rumah.

"Melalui program ini, PLN ingin memberikan kemudahan tambah daya listrik bagi pelanggan dengan biaya yang lebih rendah, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas di rumah khususnya WFH dengan nyaman tanpa khawatir kekurangan daya,” kata Adi seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (16/4/2026)

Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800, atau hemat 50 persen dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.201.600.

Adi menjelaskan mekanisme program ini dilakukan secara penuh melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik.

Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher, diskon tambah daya pada menu “Reward” di PLN Mobile atau melalui email yang terdaftar.

Selanjutnya, pelanggan dapat memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan penambahan daya di PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Proses Pengajuan Cukup Mudah

Sebuah botol hand cleanser disediakan bagi pegawai usai melakukan fingerprint di lingkungan kantor PLN Jakarta, Kamis (05/3/2020). PLN juga mengeluarkan Pedoman Penanggulangan Penyebaran Virus Corona yang mengatur mekanisme pemantauan dan penanganan virus corona. (Liputan6.com/Pool/PLN)

"Masyarakat tak perlu khawatir karena proses pengajuan diskon tambah daya listrik cukup mudah dan cepat hanya melalui aplikasi PLN Mobile,” ucap Adi.

Adi menambahkan, promo ini berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 April 2026 dan melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lain. Dirinya pun mengajak seluruh pelanggan untuk dapat mengoptimalkan program diskon tambah daya listrik ini.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon tambah daya listrik ini dengan sebaik mungkin. Sehingga daya listrik di rumah cukup guna mendukung aktivitas WFH dan produktivitas sehari-hari," ujar Adi.

Pangkas Konsumsi BBM Impor, PLN Punya 21 Proyek Besar

Ilustrasi PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang merupakan PLTS terapung terbesar se-Asia Tenggara dan ketiga di dunia berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Dok. PLN)

Sebelumnya, PT PLN (Persero) siap memulai eksekusi 21 proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), termasuk yang ditopang dengan sistem penyimpanan energy baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) pada Semester I 2026. Langkah ini diinisiasi untuk mengalihkan konsumsi BBM impor di sektor ketenagalistrikan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, inisiasi proyek PLTS ini dimaksudkan untuk menggeser energi mahal menjadi energi yang lebih murah. Sekaligus mengalihkan pemakaian energi fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT,K.

"Untuk itu di semester 1 sudah ada 21 proyek PLTS dan juga PLTS + battery energy storage system yang sudah siap dieksekusi. Ini masih akan ditambah dengan program-program spesifik menggunakan battery energy storage system dalam skala yang besar," ungkapnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Selasa (14/4/2026).

"Dan juga PLTS dalam skala yang besar untuk agar bisa mengurangi konsumsi BBM yang masih berbasis pada impor," dia menekankan.

Menurut proyeksi PLN, 21 proyek PLTS ini ditargetkan bisa commercial operation date (COD) mulai 2026 ini hingga 2028 mendatang. Seluruhnya diestimasi memiliki total kapasitas hingga 513 MWp.

 

 

Daftar Proyek:

Berikut daftar 21 proyek PLTS+BESS yang siap dieksekusi:

  • PLTS Belinyu, Belitung (1 MWp), COD 2027
  • PLTS Weda, Maluku Utara (5 MWp), COD 2028
  • PLTS Timika, Papua Tengah (10 MWp), COD 2027
  • PLTS Terapung Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah (100 MWp), COD 2027
  • PLTS Terapung Saguling, Jawa Barat (60 MWp), COD 2027
  • PLTS Bawean, Jawa Timur (6 MWp), COD 2028
  • PLTS Bawean, Jawa Timur (3 MWp), COD 2029
  • PLTS Terapung Karangkates, Jawa Timur (100 MWp), COD 2027
  • PLTS Sepanjang-1, Jawa Timur (1 MWp), COD 2027
  • PLTS Sepanjang-2, Jawa Timur (0,6 MWp), COD 2027
  • PLTS Sumba-1 (5 MWp), COD 2026
  • PLTS Sumba-2, NTT (5 MWp), COD 2027
  • PLTS Sumba-3, NTT (5 MWp), COD 2027
  • PLTS Alor, NTT (1,2 MWp), COD 2026
  • PLTS Lembata-1, NTT (3 MWp), COD 2026
  • PLTS Lembata-2, NTT (3 MWp), COD 2026
  • PLTS Rote-1, NTT (1,2 MWp), COD 2026
  • PLTS Rote-2, NTT (2 MWp), COD 2026
  • PLTS Rote-3, NTT (1 MWp), COD 2028
  • PLTS + BESS Banyuwangi, Jawa Timur (100 MWp), COD 2027
  • PLTS + BESS Pagerwojo, Jawa Timur (100 MWp), COD 2027
  •  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya